Seriau,- Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang berhasil menyukseskan Program Merdeka Balajar. Berdasarkan data, Riau berhasil meraih nilai terbaik dalam pencapaian program Merdeka Belajar
Guna melihat langsung program Merdeka Belajar, Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Ristek RI Prof Dr Nunuk Suryani. MPd dan rombongan langsung melakukan lawatan ke Riau.
Kunjungan selama dua hari, Kamis (8/8) dan Jumat (9/8) ini ingin melihat secara langsung program unggulan Kemendikbud baik itu Program Guru Penggerak, Sekolah Penggerak dan Kurikulum Merdeka Belajar.
" Riau ini merupakan provinsi yang meraih capaian nilai terbaik program Merdeka Belajar. Sebagai apresiasinya, Riau provinsi pertama yang saya kunjungi," kata Nunuk yang didampingi Kepala BGP Riau Reisky Bestary saat melakukan kunjungan ke Riau, Kamis (8/8).
Nunuk juga menyampaikan bahwa program unggulan Mas Menteri Nadim Makarim salah satunya program Merdeka Belajar ini telah berlangsung sejak 2019 lalu. Program yang sangat bagus dirasakan oleh guru dan siswa ini harus tetap dilanjutkan hingga tuntas.
Selain memaparkan capaian Merdeka Belajar, Nunuk juga mempresentasikan program unggulan lainnya yang telah dijalan oleh Mas Nadim diantaranya, Pengangkatan PPPK dalam tiga tahun ini mencapai 749.999 orang dari jumlah guru honor sebanyak 1,2 juta. Ini artinya tinggal 575.506 guru honor saja yang belum diangkat menjadi ASN PPPK.
Begitu juga dengan calon guru penggerak. Jumlah guru penggerak angkatan 1 sampai angkatan11 telah berhasil melahirkan guru penggerak yang lulus diklat 119.766 guru.
Secara nasional jumlah guru saat ini mencapai 3 juta orang. Namun, dari jumlah tersebut baru ada 1,3 juta guru lebih yang telah bersertifikat atau sekitar 44,96 persen.
Jumlah guru belum tersertifikasi sebanyak 1,6 juta. Namun dari data tersebut yang masuk kriteria menjadi PPG hanya ada 1,2 juta, karena sisanya ada yang belum menamatkan jenjang pendidikan S1 ada sekitar 300 ribu. (zal)