Seriau,- Kantor Wilayah Bea Cukai Riau mengadakan kegiatan Customs and Excise Go To School 2024 di SMKN 7 Pekanbaru, Kamis (25/7) pagi
Kegiatan yang hanya 1 hari ini sebagai upaya untuk sosialisasikan apa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bea Cukai kepada peserta didik terutama siswa SMKN 7 Pekanbaru.
" Sekolah satu satunya di Riau yang menjadi sasaran kegiatan
Customs and Excise Go To School tahun ini. Program ini sudah tahun ke 3 yang dilakukan serentak oleh Kanwil Bea Cukai disetiap provinsi di seluruh Indonesia," kata Anton Mawardi selaku Kepala Seksi Humas Kanwil Bea Cukai Riau disela kegiatan, Kamis (25/7)
Anton mengatakan, tujuan kegiatan Customs and Excise Go To School ini untuk mengenal apa itu Bea Cukai kepada siswa. Sebab, selama ini masib ada siswa yang belum tahu tupoksi Bea Cukai.
Dalam pemaparannya dihadapan siswa, Anton menjelaskan, Bea Cukai mempunyai 4 fungsi utama. Yakni sebagai Revenue Collector. Ini artinya Bea Cukai bertugas mengumpulkan penerimaan negara berupa bea masuk, bea keluar, PPH PPn dan lainnya. Selain itu, ada juga penerima cukai seperti cukai minuman yang mengandung alkohol, cukai etil non alkohol dan terakhir cukai untuk rokok hasil tembakau.
Selanjutnya fungsi kedua Bea Cukai sebagai Trade Facilitator. Dimana peran Bee Cukai bisa membantu misalnya UMKM yang ada di Riau ini bagaimana hasil UMKM nya bisa di ekspor keluar negeri.
Selanjutnya, fungsi ketiga Bea Cukai sebagai Community Protector. Dimana Bea Cukai turut bertugas untuk memastikan barang barang terlarang tidak masuk ke dalam negeri seperti narkotika, psikotopika, senjata api ilegal, bahan peledak dan makanan kadaluarsa.
Terakhir Bea Cukai sebagai Industrial Assistance dimana Bea Cukai memastikan industri didalam negeri bisa memdapatkan kemudahan, fasilitas. Misalnya, industri yang orientasi untuk ekspor akan difasiltasi oleh Bea Cukai.
" Jadi 4 tupoksi dari Bea Cukai inilah yang kami jelaskan kepada peserta didik. Karena masyarakat masih banyak yang belum paham tupoksi Bea Cukai itu sendiri," kata Anton.
Anton juga menjelaskan bahwa peserta didik bisa melajutkan sekolah kedinasan dibawah Kementerian Keuangan RI diantaranya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Apalagi di Pekanbaru telah mempunyai Balai Diklat Keuangan (BDK) yang tidak semua provinsi mempunyai Balai Diklat Keuangan." Bagi siswa yang punya nilai bagus bisa mendaftar di STAN dan setiap tahun kita buka pendaftaran," ujar Anton
Selain mengenalkan tentang Bea Cukai di program Customs and Excise Go To School di SMKN 7 Pekanbaru juga ada permainan, demontrasi yang diperagakan oleh pegawai Bea Cukai. Juga ada anjing pelacak ditampilkan dalam kegiatan tersebut
" Jadi kita tidak hanya mengurus ekspor impor saja tetapi juga untuk mendekteksi keberadaan benda benda terlarang seperti narkotika, psikotropika dan barang ilegal lainnya," ujar Anton.
Sementara itu Kepala SMKN 7 Pekanbaru Padmi Riana.MPd, merasa bangga sekolah yang dipimpin bisa menjadi tempat kegiatan dari program Customs and Excise Go To School yang ditaja oleh Kanwil Bea Cukai Riau.
SMKN 7 Pekanbaru menjadi satu satunya sekolah di Riau yang terpilih di kegiatan Customs and Excise Go To School 2024." Kita patut bangga juga kareba sekolah kita di lirik oleh Kanwil Bea Cukai Riau dan ada penilaian sendiri dari Bea Cukai," kata Padmi
Kegiatan ini, kata Padmi, sangat mengedukasi dan bermafaat bagi peserta didik. Apa yang sampaikan oleh pihak Kanwil Bea Cukai Riau mulai dari tupoksi Bea Cukai yang berkaitan dengan ekspor impor dan lain sebagainya tentunya sangat bermanfaat.
Jumlah siswa yang libatkan sekitar 300 orang. Siswa sangat antusias mengikuti baik sosialisasi di dalam rungan maupun diluar ruangan." Ya, mudah mudahan dengan kegiatan ini menambah wawasan siswa kita," harap Padmi.(zal)