Seriau,- Tepat diusia 70 tahun, Prof M Nazir MA meluncurkan buku Biografi yang berjudul "The Inspirer Sang Penggugah Dari Riau".
Buku setebal ratusan halaman ini dibedah oleh enam tokoh masyarakat Riau mulai dari mantan Rektor UIN Suska Riau Prof Munzir Hitami, Ketua FKPMR dr Chaidir.
Selain itu ada juga Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr Hendri Sayuti, Akademisi Prof Alaidin Koto, Rektor Umri Dr Saidul Amin dan Tokoh Muhammadiyah Riau H. Amran Hasan.
Rektor Umri Saidul Amin dalam sambutannya mengatakan sudah mengenal Prof M Nazir sejak tahun 2005 lalu ketika pertama kali diangakat menjadi PNS /dosen di UIN Suska Riau. Dari dulu hingga sekarang masih mengikuti pemikiran cerdas dari sang Profesor M Nasir.
Buku yang berisikan penggugah semangat sang profesor ini hendaknya bisa menjadi bahan pemikiran agar Umri bisa melangkah lebih jauh. Beliau juga pernah menuntut ilmu di negara Timur Tengah dan mengunjungi banyak negara baik di belahan Eropa dan Amerika.
" Satu keinginan Prof M Nazir berharap agar islam itu menjadi ruh dari semua ilmu yang ada," kata Saidul Amin, Kamis (13/6) di Aula Kampus Utama Umri Jalan Tuangku Tambusai
Sementara itu Prof M Nazir sebelum bedah buku ucapkan terima kasih kepada pembedah buku yang merupakan tokoh masyarakat Riau dari berbagai bidang ilmu.
M Nazir menyampaikan bahwa bagaimana dunia islam kembali mengambil kejayaan islam pada masa lalu. Pada masa lalu islam sangat berjaya, dipertengahan jalan islam lalai dan digoyah sehingga islam tidak lagi diperhitungkan oleh bangsa negara maju.
Selain itu kembalikan sistem pendidikan yang menyatu dengan holistik integratif, progresif. Pendidikan dinegara barat sangat mengusai teknologi tapi mereka minus dengan pendidikan moral spritual. Benbeda dengan pendidikan islam yang sangat kental dengan menjunjung moral dan spiritual tapi masih kalah dengan sains dan teknologi.
" Oleh sebab itu mari kita kembalikan kejayaan pendidikan islam dengan mengusai sains dan teknologi dengan tetap mengepankan pendidikan karakater akhlak moral yang baik," kata Prof M Nazir (zal)