MENU TUTUP

Kepala Sekolah: 299 Murid SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau Wajib Ikuti MPLS

Senin, 06 Juli 2026 | 14:00:00 WIB | Di Baca : 176 Kali
Kepala Sekolah: 299 Murid SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau Wajib Ikuti MPLS

 

Seriau,- Sebanyak 299 murid baru SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Senin (6/7) hingga Jumat (10/7).

Kegiatan MPLS yang wajib diikuti oleh murid ini langsung dibuka oleh Kepala SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau Elvita Herasanty. S.IP, M.Pd, Senin (6/7) di halaman sekolah.

" Bagi murid baru, MPLS ini wajib diikuti oleh murid. Bagi yang tidak hadir dengan alasan sakit harus melampirkan melanpirkan surat keterangan sakit dari dokter," kata Santy, Senin (6/7) disela MPLS

Dikatakan Santy, MPLS yang biasa digelar diawal ajaran baru ini, merupakan momen penting menandakan awal perjalanan murid baru dalam lingkungan pendidikan yang baru.

MPLS bagi murid baru bertujuan agar murid baru bisa mengenal lingkungan sekolah mulai dari fasilitas sarana dan prasarana sekolah yang tersedia.

Selain itu, tujuan lainnya untuk membiasakan murid beradaptasi dengan sistem pembelajaran dan tata tertib yang berlaku disekolah.
Menjalin interaksi komunikasi  positif antara murid baru, guru dan staf sekolah dan warga sekolah lainnya.

" Itu sebabnya MPLS ini sangat penting dijalani oleh murid baru sebelum pembelajaran efektif di sekolah," kata Santy

Sementara Ketua panitia MPLS SMKN Pertanian Terpadu Abdul Fata mengatakan sekolah sudah mempersiapkan materi MPLS antara lain Wawan Wiyata Mandala (pengenalan visi misi, budaya sekolah sebagai tempat pembelajaran dan pengembangan diri. Selian itu, juga ada materi Aku Dan Sekolahku  (Pengenalan Fasilitas LIngkungan Sekolah).

Aku Dan Sekitarku (Pengenalan Lingkungan Sekitar Sekolah) menyakup untuk mengenal sarana prasarana sekolah, laboratorium, dan lahan praktik pertanian guna beradaptasi dengan lingkungan belajar baru.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak 
Indonesia Hebat (7 KAIH) bagaimana menanamkan kebiasaan positif dan karakter unggul anak Indonesia sejak dini

Selanjutnya, materi Pengenalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyakup bagaimana membangun interaksi sosial yang poositif, akrab, dan komunikatif antara murid baru dengan seluruh guru dan staf sekolah

Assesmen MPLS Ramah untuk 
Literasi Membaca dan 
Numerasi. Ada juga Profil Lulusan, Lingkungan Belajar Aman, 
Nyaman dan Menggembirakan serta Membangun Kesiapsiagaan 
Bencana di Sekolah.

Sementara untuk hari ketiga, SMKN Pertanian Terpadu mengundang beberapa narasumber seperti Ketua Komisi V DPRD Riau H Indra Gunawan dengan materi Mambangun Karakter Unggul  Tanpa Perundungan di SMKN Pertanian Terpadu.

Selain itu, juga ada narasumber dari Kotua Komnas HAM Perlindungan Anak Provinsi Riau Benny F Gunawan dengan materi edukasi Preventif Mengenai Konsekuansi Hukum Perundungan Serta Jaminan Perlindungan Fisik dan Hukum Bagi Anak di Sekolah. (zal) 
 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Menko Polkam Kecam Tindakan Keji yang Menimpa Pilot Pesawat AMA di Papua

2

Selamat, Tiga Personel Polsek Teluk Meranti Terima Kenaikan Pangkat

3

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Pertumbuhan Tanaman Jagung Tumpang Sari, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

4

Kemdiktisaintek Percayakan Prodi Doktor Ilmu Hukum UIR Jadi Penyelenggara Beasiswa BPDDI 2026

5

Ringankan Beban Warga, PT EMP Energi Gandewa Bersama Yayasan Bakrie Amanah Gelar Khitan Untuk Negeri