Perdana, MAN 2 Pekanbaru Launching Gerakan Wakaf Uang Tunai Bagi Siswa dan Guru
Seriau,- Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Pekanbaru me-launching Gerakan Wakaf Uang Tunai di MAN 2 Pekanbaru, Senin (18/5) pagi.
Launching langsung dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi bersama kepala MAN 2 Pekanbaru, majelis guru, siswa dan masyarakat melalui aplikasi satu wakaf.
" Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur kita launching wakaf uang tunai di MAN 2 Pekanbaru yang merupakan madrasah pertama melaksanakan program wakaf uang tunai. Kita beri apresiasi, mudah mudahan gerakan wakaf uang tunai ini diikuti oleh madrasah lainnya di Kota Pekanbaru," kata Syahrul usai Launching Gerakan Wakaf Uang Tunai, Senin (18/5) pagi.
Gerakan wakaf ini, kata Syahrul merupakan program Pak Menteri Agama RI sebagai salahsatu upaya peningkatan ekonomi ummat melalui program wakaf uang tunai
Gerakan wakaf ini, tidak hanya menyasar untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat saja, tetapi juga para siswa. Hal ini bertujuan untuk menanamkan gemar berwakaf uang tunai sejak usia dini.
Semisalnya, dikumpulkan Rp 10 ribu saja satu orang setiap bulannya dikalikan dengan jumlah siswa madrasah yang ada di Kota Pekanbaru, bisa berapa juta dana yang bisa terkumpul.
" Oleh sebab itu, saya harapkan gerakan wakaf uang tunai ini tidak hanya di MAN 2 Pekanbaru saja, tetapi juga seluruh madrasah, tsanawiyah lainnya di Kota Pekanbaru," ujar Syahrul
Sementara itu Kepala MAN 2 Pekanbaru Ghafardi mengatakan bahwa gerakan wakaf uang tunai ini salah satu basis ekonomi umat yang harus terus berkembang dan dilaksanakan sebaik baiknya untuk peningkatan ekonomi umat.
Gerakan wakaf uang tunai di MAN 2 Pekanbaru akan dilakukan setiap satu kali sebulan. Wakaf uang tunai ini menyasar guru siswa, dan masyarakat (kantin).
Wakaf uang tunai yang mengunakan aplikasi ini langsung diterima oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI). Berapa jumlah yang terkumpul nantinya dilaporkan setiap bulan.
Adapun besaran nominal wakaf uang tunai setiap bulannya, kata Ghafardi, bervariasi, kalau siswa Rp minimal Rp 1000 (seribu), guru minimal Rp 10 ribu. Sementara kepala madrasah Rp 1 juta pertahun.
" Yang utama dari gerakan wakaf ini, pahala jariyahnya terus mengalir meskipun seseorang sudah meninggal dunia" kata Ghafardi. (zal)




