MENU TUTUP

337 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru Diserahkan ke Orangtua, Kepsek: Selain Kompeten, Soft Skill Dibutuhkan di Dunia Kerja

Senin, 04 Mei 2026 | 14:00:00 WIB | Di Baca : 980 Kali
337 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru Diserahkan ke Orangtua, Kepsek: Selain Kompeten, Soft Skill Dibutuhkan di Dunia Kerja

 

Seriau,- Sebanyak 337 siswa SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru diserahkan kembali ke orangtua setelah menuntut ilmu dan dididik disekolah.

Penyerahan siswa ke orangtua ini dikemas dalam bentuk acara perpisahan di sekolah pada, Senin (4/5) .

" Alhamdulilah setelah tiga tahun bapak ibuk menitipkan putra putri ke sekolah, kini saatnya kami menyerahkan 337 siswa kembali ke orangtua setelah kami bekali ilmu dan akhlak budi pekerti. Dari 337 siswa tersebut, 15 siswa sudah diterima kuliah di PTN melalui SNBP," kata Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru Paiman Sanen, Senin (4/5) pagi.

Hadir dalam acara perpisahan tersebut Ketua Majelis Dikdasmen PWM Riau Dr Harmaini, Indra Hasan, Ketua PDM Pekanbaru Jabarullah, Bendahara PDM Pekanbaru Arwin Ledi yang juga mantan Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru pada masanya, perwakilan dunia usaha dan industri, perwakilan kepolisian, orangtua siswa dan tamu undangan lainnya.

Paiman juga berpesan kepada siswa setelah tamat bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Orientasi tamatan SMK ada tiga yang menjadi profil lulusan  yakni ada yang bekerja, ada yang berwirausaha dan ada yang melanjutkan kuliah.

Dengan persaingan yang ketat, didunia kerja, lulusan SMK tidak hanya kompeten dibidangnya tetapi yang dibutuhkan di dunia kerja adalah soft skill seperti komunikasi  yang baik, disiplin, bertanggung jawab menjadi dasar untuk bisa diterima didunia kerja selain kompeten.

Selain itu, perusahaan juga melihat medsos maka bijaklah bermedsos  kalau ada foto foto yang kira-kira belum layak ditampilkan di medsos  sebaiknya dihapus kerena ketika anda melamar pekerjaan atau melampirkan portofolio termasuk medsos  juga menjadi bahan pertimbangan." Jadi bermedsos dengan bijak upload hal hal yang positif," kata Paiman.

Sebelum pengumuman kelulusan malam ini, 4 Mei, kata Paiman, berpesan kepada siswa agar tidak merayakan kelulusan dengan eforia yang berlebihan. Alangkah baiknya siswa rayakan kelulusan di rumah dengan sujud syukur atas apa yang diraih

Tidak hanya siswa, tapi juga kepada orangtua agar mengawasi dan memantau anaknya agar tidak merayakan kelulusan. Pengumuman kelulusan diumumkan malam hari di web sekolah.

" Kita sengaja mengumumkan kelulusan dimalam hari agar siswa tidak merayakan kelulusan dengan konvoi dijalan. Kita minta pengawasan orangtua untuk menjaga anaknya" ujarnya.

SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru salah satu SMK swasta di Riau  yang mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Dikdasmen RI sebagai sekolah model koding dan kecerdasan Artificial Intellegence (AI).

Tahun 2026 ini, hanya 200 sekolah se Indonesia sebagai sekolah model koding dan AI." Kalau di Riau hanya 3 sekolah. Kita satu satunya SMK swasta yang ditunjuk Kemendikdasmen RI sebagai sekolah koding dan AI," katanya.

Sebagai informasi, SPMB SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru hingga gelombang ketiga sudah mendaftar dan membayar uang pembangunan sebanyak 124 orang. (zal)
 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa