Jajaran Lapas Bagansiapiapi Gelar Gotong Royong Bersihkan Area Kantor
SeRiau - Semangat memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi benar-benar terasa padat dan produktif. Seolah tidak ingin kehilangan momentum setelah resmi membuka Pekan Olahraga kemarin.
Rangkaian kegiatan terus berlanjut, salah satunya dengan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan area sekitar kantor lapas kelas II A Bagansiapiapi. Kegiatan itu dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Lapas Bagansiapiapi Edi Purwanto beserta jajaran, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan bakti sosial ini menyasar pada area publik di sekitar kantor, dengan fokus utama pada Masjid yang terletak tepat di depan Lapas. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial institusi terhadap kebersihan lingkungan bertetangga.
Kalapas Bagansiapiapi Agus Imam Taufik, A.Md, IP., SH , MH, melalui Kasubag TU Edi Purwanto menuturkan bahwa esensi HBP adalah pengabdian yang berkelanjutan.
"Kemarin kita sudah memupuk sportivitas lewat pembukaan pekan olahraga, hari ini semangat yang sama kita bawa untuk berbakti kepada lingkungan. Target kita jelas, area sekitar kantor dan masjid harus bersih dan nyaman bagi masyarakat," tuturnya.
Aksi gotong royong ini kata Edi menyasar pada halaman masjid hingga akses jalan utama kantor lapas. Petugas juga tampak menyapa warga yang sedang melintas secara humanis.
"Dengan semangat gotong royong, para petugas menyisir selokan, halaman masjid, hingga akses jalan utama di depan kantor. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi petugas untuk berinteraksi langsung dengan warga sekitar, menunjukkan sisi humanis dari pemasyarakatan," katanya.
Pemilihan masjid sebagai titik utama kerja bakti bertujuan agar manfaat dari rangkaian HBP ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang akan melaksanakan ibadah.
Dalam kesempatan itu Lapas Bagansiapiapi juga memberikan bantuan berupa alat kebersihan kepada Masjid Raya Al Ihsan Bagansiapiapi.
Melalui rangkaian kegiatan yang padat ini, Lapas Bagansiapiapi ingin membuktikan bahwa peringatan HBP ke-62 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas hubungan baik antara petugas, lingkungan, dan masyarakat sekitar. (fds).




