Dibuka Warek IV, Raker FKIP UNRI 2027, Fokus pada Tata Kelola Digital dan SDM Unggul
Seriau,- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau resmi melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun Anggaran 2027 pada Rabu, (11/3/2026) di Hotel Jatra Pekanbaru
Rapat kerja yang berlangsung 1 hari dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (WR IV), Dr Ir Sofyan Husein Siregar M Phil mewakili Rektor UNRI.
Dekan FKIP Universitas Riau Prof Jimmi Copriady mengatakan wakil dekan, ketua program studi, ketua ULP, Kabag dan peserta lainnya.
Agenda strategis ini mengusung tema besar "Optimalisasi Tata Kelola Digital dan SDM Unggul untuk Mendukung FKIP Maju Bersama dan Berdampak"
Dikatakan Jimmi, Raker kali ini fokusnya bagaimana menyatukan visi seluruh elemen fakultas untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih modern dan inklusif.
FKIP sedang mematangkan strategi untuk melahirkan SDM unggul, baik dari sisi dosen maupun lulusan, yang mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan pendidikan di masa depan.
" Saya tegaskan hal yang menjadi fokus adalah terkait dengan Peningkatan IKU (Indikator Kinerja Utama), Strategi pencapaian target kerja sama industri dan publikasi ilmiah internasional," kata Jimmi dihadapan peserta Raker, Rabu (11/3).
Menurut Jimmi, FKIP sebagai LPTK memegang tanggung jawab besar. Bukan sekadar mencetak guru, FKIP Universitas Riau kini dituntut untuk membuktikan kualitasnya melalui 8 IKU yang ditetapkan Kemendikbudristek.
" Peningkatan IKU bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari transformasi ekosistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman," kata Jimmi
Sementara Wakil Rektor IV UNRI Ir Sofyan Husein Siregar M Phil menegaskan pentingnya sinkronisasi program kerja dengan arah transformasi digital universitas.
Rapat Kerja ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum krusial untuk memastikan FKIP berada di garda terdepan dalam implementasi sistem informasi yang terintegrasi
" Anggaran 2027, kita tidak lagi bicara tentang 'transisi' digital, melainkan 'optimalisasi. Saya harapkan, FKIP mampu memperluas jejaring kerja sama internasional dan domestik yang berdampak langsung pada indikator kinerja utama kita," katanya
Sofyan mengingatkan agar Indikator Kinerja Utama (IKU) bisa juga menjadi dasar dalam penyusunan anggaran, agar item-item yang ada di dalam IKU terutama yang wajib bisa terlaksana dengan baik.
Pencapaian IKU bukan sekadar angka administratif, melainkan cerminan dari kualitas relevansi lulusan dan daya saing institusi di tingkat global," tegasnya
Dia menambahkan, Raker ini diharapkan menghasilkan rumusan anggaran dan program kerja yang presisi, transparan, dan mampu membawa FKIP Universitas Riau menjadi fakultas yang tidak hanya maju secara internal, tetapi juga memberikan dampak luas bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
(zal)




