Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili/ 2026 M: Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Momentum Pererat Kebersamaan
Seriau,- Perayaan Imlek Bersama tahun 2577 Kongzili atau 2026 dilaksanakan, Minggu, 22 Februari 2026 di Ballroom Hotel Furaya Pekanbaru.
Hadir dalam perayaan imlek bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Danrem, Danlanud, Sekum PSMTI Pusat, LAM Riau, Ketua MUI, Ketua FKUB Ketua FPK, pengurus PSMTI Riau, organisasi tionghoa dan ribuan warga tionghoa yang ada di Pekanbaru.
Ketua Panitia Imlek Bersama 2577 Kongzili Djohan Oei mengatakan
pesan persatuan, harapan, dan optimisme menyambut Tahun Baru Lunar yang jatuh pada 17 Februari 2026.
Tradisi Imlek bersama ini lazim dirayakan selama 15 hari, dipenuhi dengan doa, kebersamaan keluarga, serta tradisi berbagi angpao merah sebagai simbol keberkahan dan harapan. Namun lebih dari itu, Imlek menjadi ruang perjumpaan lintas budaya dan agama di Indonesia.
Dalam penanggalan Tionghoa, kombinasi shio kuda dan unsur api melambangkan energi ganda yang kuat vitalitas, keberanian, dan semangat yang menyala. Karakter kuda identik dengan kebebasan, kecepatan, dan ambisi, sementara unsur api mencerminkan gairah dan daya juang.
" Hari ini kita diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul merayakan Imlek bersama. Ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum mempererat kebersamaan dan menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik," kata Djohan, Minggu (22/2) siang.
Dikatakan Djohan, energi tahun ini terasa sangat dinamis, penuh semangat, namun juga menuntut kebijaksanaan agar tidak terbawa emosi. Ini momentum tepat untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengejar cita-cita besar.
Tema yang diangkat adalah " Melestarikan Budaya dalam Keberagaman untuk Indonesia Maju" yang merefleksikan realitas Indonesia sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai agama, suku, budaya, dan bahasa.
" Keberagaman itu bukan sekadar fakta sosial, melainkan anugerah yang memperkaya identitas nasional. Dalam perbedaan, Indonesia tetap berdiri teguh pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika," kata Djohan yang juga Ketua Yayasan Marga Huang Pekanbaru
Sebagai ketua panitia, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur Riau dan Forkompinda, tokoh lintas agama, suku dan para donatur serta warga tionghoa yang telah hadir dalam perayaan ilmek bersama tahun 2026 tahun kuda api
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Provinsi Riau.
" Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Provinsi Riau. Semoga tahun yang baru membawa kesehatan, keberkahan, kemajuan usaha, serta kedamaian bagi kita semua," ujar SF Hariyanto.
Tahun ini, perayaan Imlek hadir dalam suasana yang istimewa. Dalam waktu yang hampir bersamaan, umat nuslim juga tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Dua momentum besar keagamaan ini menjadi potret nyata wajah Riau sebagai ruang hidup bersama yang sarat toleransi.
Di tengah keberagaman etnis Tionghoa, Melayu, Minang, Batak, Jawa, dan berbagai suku lainnya masyarakat Riau dinilai mampu menjaga harmoni sosial. Perbedaan keyakinan dan latar belakang tidak menjadi sekat, melainkan fondasi persaudaraan dalam membangun daerah.
" Inilah wajah Riau yang sesungguhnya berbeda keyakinan, tetapi satu dalam persaudaraan; berbeda latar belakang, tetapi satu tujuan membangun Riau yang maju dan sejahtera," kata Plt Gubernur Riau.
Pemerintah Provinsi Riau, lanjut SF Hariyanto, memandang keberagaman tersebut sebagai kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan dan daya saing daerah. Stabilitas sosial dan kerukunan antar umat beragama menjadi modal penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
" Kami pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif, memberikan kepastian serta rasa aman dalam berusaha, dan memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," kata SF Hariyanto.
Dalam perayaan imlek bersama juga diisi dengan berbagai kesenian tionghoa mulai dari barongsai, penampilan naga, seni tari, nyanyi solo dan penampilan seni lainnya.
Selain pentas seni, berbagai hadiah doorprice menarik seperti 3 sepeda motor, motor listrik, mesin cuci, kuklas dan puluhan hadiah menarik lainnya. Warga tionghoa sangat antusias mengikuti hingga acara selesai. (zal)




