Aktivitas Siswa Bisa Dipantau Diaplikasi ABSISKU SMANDA BERMARWAH, Kepsek: Terobosan Baru SMAN 2 Pangkalan Kerinci
Seriau, Terobosan baru dibuat oleh SMAN 2 Pangkalan Kerinci dengan meluncurkan aplikasi ABSISKU SMANDA BERMARWAH ( Absen Siswa Ku SMA 2 Bersama Maju Berwawasan Hebat), Rabu (4/2) pagi.
Aplikasi ABSISKU SMANDA BERMARWAH ini dibuat oleh guru yang ada di SMAN 2 Pangkalan Kerinci Pelalawan.
Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci
Misnarti M.Pd mengatakan keunggulan aplikasi ABSISKU SMANDA BERMARWAH, orangtua bisa melihat setiap hari jam berapa anaknya sampai di sekolah jam berapa mereka pulang.
Selain itu, aplikasi ini, bisa mengecek absen siswa yang tersimpan lebih lama. Jika minggu sebelumnya, orangtua ingin melihat kehadiran siswa. Lebih transparansi karena dangan scan wajah tak bisa dimanipulasi absen.
" Jadi dengan adanya apliaksi ini
orangtua dapat memantau langsung aktivitas anaknya selama proses belajar di sekolah. Tidak hanya jam efektif sekolah, diluar jam belajar seperti ekskul. Orangtua jangan khawatir anaknya terlambat pulang karena aplikasi bisa menjangkau sampai aktivitas di kelas" kata Misnarti, Rabu (4/2) dihadapan orangtua siswa.
Hadir dalam sosialisasi tersebut wakil kepala sekolah Yulidin, S.Pd, dewan guru, Guru TIK sekaligus operator dapodik Cuncun Wibowo, S.Kom dan komite sekolah,
Misnarti menjelaskan perkembangan teknologi digital membawa dampak besar dalam dunia pendidikan. Menyikapi hal tersebut, SMAN 2 Pangkalan Kerinci mengambil langkah progresif melalui pembatasan penggunaan handphone di lingkungan sekolah serta peluncuran Aplikasi Absisku SMANDA Bermarwah sebagai sistem absensi berbasis online.
Peluncuran aplikasi absensi ini langsung diuji coba bersama orang tua siswa secara langsung, dan menjadi aplikasi absensi digital pertama yang diterapkan di SMAN 2 Pangkalan Kerinci, bahkan disebut sebagai yang pertama di Kabupaten Pelalawan.
Hal ini menandakan komitmen sekolah dalam menerapkan sistem pendidikan yang transparan dan modern.
Selain pelucuran ABSISKU SMANDA BERMARWAH, juga dilakukan sosialisasi Pembatasan Penggunaan Telepon Selular (Handphone) yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Menunutnya, pembatasan penggunaan handphone di sekolah dinilai memiliki banyak manfaat, di antaranya meningkatkan fokus dan konsentrasi belajar siswa, mendorong interaksi sosial dan akademik yang lebih sehat, serta membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.
Kebijakan ini juga menjadi langkah preventif terhadap dampak negatif dunia digital seperti kecanduan gawai dan penyalahgunaan media sosial.
" Kita disekolah siap mendukung kebijakan yang dikeluarkan Disdik Riau untuk membatasi penggunaan handphone di sekolah," ujar Misnarti
Sementara itu sekretaris komite sekolah Edward Pangaribuan, M.Si, mewakili ketua komite mendukung penuh terhadap dua kebijakan strategis tersebut. Dirinya menegaskan pembatasan handphone bertujuan melindungi proses belajar siswa, bukan membatasi hak mereka.
Komite sekolah dan para orangtua sepakat bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak. Melalui sosialisasi dan peluncuran ABSISKU SMANDA Bermarwah ini.
" Diharapkan terbangun pemahaman bersama, langkah yang searah, serta komitmen kuat untuk mewujudkan SMAN 2 Pangkalan Kerinci yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (zal)




