Wakili Indonesia, Pasya Ceritakan Pengalaman Berharga Selama Satu Minggu Ikuti Program TMBoE di Tokyo Jepang
Seriau,- Pasya Dwiandra Marja siswa SMAN 8 Pekanbaru menceritakan pengalaman berharga saat mengikuti TMBoE (Tokyo Metropolitan Board of Education) 4 sampai 13 Desember 2025 di Tokyo, Jepang.
Pasya merupakan salah satu peserta dari 10 siswa yang mewakili Indonesia di pertukaran pelajar di beberapa negara Asia.
Pasya menceritakan awal keberangkatan tanggal 4 Desember meninggalkan Pekanbaru melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II menuju Jakarta. Selanjutnya, dari Jakarta bersama siswa lainnya dari berbagai provinsi menuju Tokyo Jepang untuk mengikuti program
TMBoE (Tokyo Metropolitan Board of Education) Tokyo Jepang.
"Alhamdulillah setelah sampai di Tokyo Jepang, saya dan teman lainnya mengikuti program TMBoE selama seminggu," ujar Pasya, Jumat (9/1) mengawali ceritanya.
Dihari kedua, Pasya menceritakan, bahwa peserta TMBoE mengenal kelas desain mereka serta menciptakan kaligrafi bahasa jepang, semua alat di sediakan oleh sekolah dan menjadi sebuah hadiah untuk kami agar bisa belajar kaligrafi di rumah.
Esok harinya, tepatnya tanggal 9 Desember 2025, kami pergi ke sekolah menghadiri kelas mendesain kemasan di sekolah dan menciptakan kotak untuk produk kami sendiri.
Begitu juga saat pulang sekolah, pemerintah jepang membawa kami pergi ke Tokyo Tower dimana itu adalah salah satu gedung tertinggi pada masa nya (333m).
Lalu dihari keempat (10 Desember), Pasya dan peserta TMBoE menghadiri kelas bermain kartu dengan anak jepang, dan belajar untuk membuat sebuah gelas ocha dan juga kain tradisional jepang dengan teknik cetak lem
Sedangkan, hari terakhir kami datang ke sekolah kami menghadiri kelas bahasa inggris lagi dimana kami bermain berbagai macam permainan dengan anak jepang, dan kami diperbolehkan untuk membuat sebuah pengumuman melalui ruangan siaran untuk mengucapkan kata perpisahan terakhir kami.
" Dihari terakhir itu juga, kamu pergi ke kuil tradisional dengan semua negara untuk menghadiri pertunjukan tradisional yang disediakan oleh museum kuil tersebut, dan kami juga pergi ke Asakusa untuk menggunakan Kimono dan datang ke kuil tempat mereka berdoa," kata Pasya yang juga meraih Duta SMA Tingkat Provinsi Riau tahun 2025.
Meskipun selama seminggu, banyak pengalamam ilmu, budaya yang diraih, diambil dari program TMBoE. Mudah mudahan program ini kedepanya tetap berjalan dan siswa SMAN 8 Pekanbaru lainya bisa terpilih lagi untuk mengikiti program pertukaran pelajar diberbagai negara
Saya juga ucapkan terima kasih kepada pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, majelis guru, guru pembimbing dan teman teman SMAN 8 Pekanbaru yang telah mensuppor (zal)




