MENU TUTUP

Kebutuhan Energi Hijau Semakin Menggeliat, Penjualan Renewable Energy Certificate (REC) Sektor Bisnis dan Industri di Riau dan Kepulauan Riau Mencapai 17.149 MWh Pada Tahun 2024

Selasa, 11 Februari 2025 | 14:20:22 WIB | Di Baca : 498 Kali
Kebutuhan Energi Hijau Semakin Menggeliat, Penjualan Renewable Energy Certificate (REC) Sektor Bisnis dan Industri di Riau dan Kepulauan Riau Mencapai 17.149 MWh Pada Tahun 2024


 

SeRiau - Pekanbaru – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau berhasil membukukan penjualan Renewable Energy Certificate (REC) sebesar 17.149 Megawatt hour (MWh) hingga akhir tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan tingginya minat sektor industri dan bisnis di wilayah Riau dan Kepulauan Riau terhadap penggunaan energi hijau.

REC adalah salah satu instrumen produk hijau inovasi PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional. REC PLN memvalidasi bahwa produksi tenaga listrik per Megawatt hour (MWh) yang digunakan pelanggan berasal dari energi listrik hijau yang telah terverifikasi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, Tonny Bellamy mengatakan, REC merupakan solusi bagi sektor industri dan bisnis untuk memperoleh listrik hijau yang andal dan terjangkau. Pasalnya, seiring perkembangan zaman, permintaan produk yang dihasilkan melalui energi bersih menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri.

“Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat," ujar Tonny.

Tonny melanjutkan, sejak diluncurkan pada tahun 2020, penjualan REC terus mencatatkan pertumbuhan signifikan mencapai 40.661 MWh hingga tahun 2024. Hal ini tidak lepas dari kebutuhan pelanggan khususnya sektor bisnis dan industri terhadap REC.

"Semakin banyak perusahaan besar, baik dari dalam dan luar negeri, yang mempercayakan suplai listrik hijaunya dengan REC PLN. Sehingga, kami optimistis layanan listrik hijau ini akan terus tumbuh," tutup Tonny. (rls)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

2

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

3

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

4

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

5

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur