MENU TUTUP

Film Pendek "Menabuh Asa" SMKN 1 Pekanbaru Antarkan Steven ke FLS2N SMK Tingkat Nasional di Jakarta

Rabu, 11 September 2024 | 21:22:53 WIB | Di Baca : 1841 Kali
Film Pendek

 

Seriau,- Film pendek dengan judul " "Menabuh Asa" produksi siswa SMKN 1 Pekanbaru berhasil masuk 2 besar seleksi tingkat nasional di ajang Fastival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMK.

Film berdurasi 3 menit 30 detik ini berhasil menyisihkan 76 film pendek dari seluruh provinsi di Indonesia.

"  Alhamdulillah hasil karya film pendek siswa kita masuk 2 besar seleksi FLS2N SMK Tingkat Nasional. Siswa kita atas nama Steven Wijaya, Muhammad Dali Budaya dan Dimas Jatmika Santoso akan mewakili Riau di ajang FLS2N SMK tingkat nasional mulai tanggal 17 hingga 22 September di Jakarta," kata Kepala SMKN 1 Pekanbaru Dra.Hj.Geni Wilyarti. MM Rabu (11/9) di Pekanbaru

Ditingkat nasional, kata Geni, untuk kategori film pendek hanya ikuti oleh 10 sekolah yang masuk 10 besar secara nasional. Di nasional, siswa akan membuat projek film pendek secara langsung dilokasi lomba. Dengan tema yang sudah ditentukan, namun siswa harus membuat judul film yang sesuai dengan tema.

" Semua persiapan sudah kita siap untuk dibawa ke Jakarta Semua peralatan dan alat pendukung pembuatan film harus dibawa oleh masing masing sekolah. Saya berharap siswa SMKN 1 Pekanbaru mewakili Riau bisa memberikan yang terbaik bagi Riau. Target ya juara 1," kata Geni dengan optimisnya

Sementara itu, guru pembina film pendek SMKN 1 Pekanbaru Sonia mengatakan film pendek dengan judul "Menabuh Asa" ini merupakan kisah nyata yang menceritakan tentang seorang siswa bernama Steven Wijaya.

Dirinya amat menyukai alat musik melayu yang dimainkan oleh tim Hadroh sekolahnya. Namun, rasa ketidakpercayaan diri akan keadaan fisik telah mengurungkan niatnya untuk bergabung dengan tim Hadroh.

Keinginan itu lantas dia lampiaskan dengan membuat alat musiknya sendiri menggunakan bahan-bahan bekas. Hingga suatu hari, pandangan akan dirinya sendiri berubah telak.

Film ini ditujukan kepada generasi muda (Gen Z) yang kerap kali merasa tidak percaya diri. Melalui karakter utama dari film Menabuh Asa yang pada akhirnya bangkit dengan menyalurkan bakatnya melalui kesenian melayu.

" Dari film ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk juga bangkit, mengasah talenta masing-masing, dan membuahkan sebuah prestasi. Ini kesan dan pesan yang disampaikan dalam film pendek Menabuh Asa," kata Sonia.

Sonia mengatakan film pendek" Menabuh Asa" dalam pembuatannya diperan Steven (peran utama), Dimas (peran pembantu) dan Dila (Sutradara/penulis) bukanlah hal yang mudah membalikan telapak tangan. Banyak proses yang harus dilalui.

Sebelumnya perjalanan ke tingkat nasional, film pendek "Menabuh Asa" menjuarai tingkat kota yang dilaksanakan di SMKN 7 Pekanbaru. 
Ditingkat provinsi, SMKN 1 Pekanbaru juga meraih juara pertama dan berhak mengikuti seleksi di tingkat nasional.

Ditingkat nasional, setiap provinsi mengirimkan dua sekolah salah satunya SMKN 1 Pekanbaru." Alhamdulillah di FLS2N SMK tingkat nasional, 78 sekolah se Indonesia, SMKN 1 Pekanbaru masuk 2 besar nasional. Lomba ditingkat nasional hanya 10 provinsi yang ikut berlomba salah satunya siswa SMKN 1 Pekanbaru mewakili Riau," kata Sonia.

Ketika diwawancarai, Steven, Dali dan Dimas mengatakan pembuatan film " Menabuh Asa" membutuhkan waktu 1 bulan. Lokasi syutingnya pun berada di lingkungan sekolah.

Dalam pembuatan film ini tidak ada masalah, hanya saja terkendala peralatan seperti kamera dan tripot. Untung saja, sekolah mendukung dengan meminjamkan kamera, tripot dan peralatan lainnya.

" Saya bersama Dimas, Dali mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, guru pembimbing dan teman teman yang mensupport pembuatan film pendek " Menabuh Asa". Mudah mudahan di tingkat nasional kami bisa meraih juara pertama," kata Steven (zal)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban