Sekdisdik Riau: Operator Sekolah Garda Terdepan Dalam Pengolahan Data Sektor Pendidikan
Seriau,- Sekretaris Pendidikan Provinsi Riau Edi Rusma Dinata menegaskan bahwa operator sekolah merupakan garda terdepan dalam pengolahan data di sektor pendidikan.
Dengan pendataan yang baik, ril dan valid akan menjadi dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah baik itu menyangkut dengan sarana prasarana sekolah, guru, tenaga kependidikan dan peserta didik.
" Jadi saya sampaikan, operator ini bagian penting dalam satuan pendidikan. Tugasnya sebagai pendataan akan menentukan baiknya suatu program pendidikan yang akan dijalan," kata Edi saat membuka Bimbingan Teknis Operator Dapodik Jenjang SMK Negeri se Provinsi Riau, Kamis (15/8) malam di Hotel Furaya Pekanbaru
Dengan demikian, Edi berharap agar operator dapodik disekolah bisa mengikuti pelatihan Bimtek ini sebaik baiknya untuk meningkatkan pengetahuan baik itu aplikasi terbaru dan aturan dalam pengisian dapodik.
" Dapodik ini awal mulainya pengisian data. Kalau data yang kita masukan baik, valid dan apa adanya, maka hasil yang kita dapat juga baik. Jangan sampai pengisian dan input dapodik ini salah dan asal asalan , maka akan menyulitkan kita mendapatkan bantuan pusat yang kita inginkan," kata Edi.
Dapodik ini, kata Edi, tidak hanya mengenai data peserta didik tapi juga guru ASN, PPPK, tenaga kependidikan. Sarana prasarana juga menjadi bagian dari dapodik." Jadi kegiatan yang setiap tahun ini dilaksanakan jangan ada lagi yang kurang paham, kurang akurat, tidak valid dalam pengimputan dapodik," ujar Edi
Sementara ketua panitia kegiatan M Hidayat Syah mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 15 hingga 17 Agustus. Peserta Bimtek Dapodik Jenjang SMK Negeri se Provinsi Riau berjumlah 139 peserta.
Bimtek ini bertujuan untuk mengsingronisasikan agar data yang ada di sekolah bisa di imput secara baik, benar dan ril.
Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada operator sekolah agar bisa mengoperasikan aplikasi yang ter-update. Dapodik yang mencakup jumlah peserta didik, jumlah guru dan sarana prasarana yang dimiliki sekolah terimput dengan baik rill dan valid.
" Jadi operator sekolah harus bisa mengimput dapodik secara baik sesuai dengan kondisi ril dan valid. Jangan sampai mengimput asal asalah," kata pria yang akrab di sapa Yayat ini.
Narasumber dari kegiatan ini berasal dari Kemendikbudristek, Tim Dapodik Disdik Riau dan BPMP Provinsi Riau. (zal)




