MENU TUTUP

Didatangi Polisi Ternyata Gudang CPO Gang Haji Abu Kota Dumai Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Jumat, 21 Juni 2024 | 13:45:33 WIB | Di Baca : 297 Kali
Didatangi Polisi Ternyata Gudang CPO Gang Haji Abu Kota Dumai Sudah Lama Tidak Beraktivitas

 

SeRiau-  Anggota gabungan mulai Satreskrim, Satpolair dan Propam Polres Dumai, Jumat pagi (21/06/2024) sekitar pukul 09.00 WIB melakukan pengecekan terhadap gudang yang diberita sebagai tempat penampungan CPO ilegal di Gang Haji Abu, RT 01, Kelurahan Datuk Laksamana, Dumai Kota

Sayangnya sesampai di lokasi, anggota yang dipimpin langsung Kanit Tindak Pidana Umum (Pidum) Polres Dumai Ipda Muaz Pramadyantara STrk MH tidak menemukan adanya aktifitas di gudang yang disebut oleh beberapa media online sebagai gudang CPO ilegal.
Di setiap sudut gudang dilakukan pemeriksaan. Alhasil petugas hanya menemukan sebuah tangki bekas berisi air hujan. Diduga, tangki tersebut sudah lama tidak digunakan lagi. Bahkan tangki kecil berwarna putih itu sudah berlumut.
Tak cuma itu, petugas gabungan ini juga melakukan pemeriksaan di sepanjang sungai yang berada di dekat pergudangan itu dengan menggunakan sampan. Namun hasilnya tetap nihil.
Bahkan Kanit Pidum bersama anggota sempat mengkeliling sekitar lokasi gudang dan menanyakan terkait adanya aktifitas di gudang tersebut kepada masyarakat. Namun beberapa orang masyarakat yang ditemukan mengaku kalau gudang tersebut sudah lama tutup.
Sebagaimana diberitakan oleh beberapa media online yang menyebutkan di Kota Dumai marak CPO ilegal dan diduga adanya pembiaran terhadap aktifitas CPO ilegal itu oleh pihak kepolisian Polres Dumai itu tidak benar sama sekali.
Begitupun dengan tuduhan terhadap orang nomor satu di jajaran kepolisian Polres Dumai, yaitu Kapolres menerima setoran dari bos gudang CPO ilegal tersebut dibantah langsung oleh Kanit Pidum Ipda Muaz.
Menurut Ipda Muaz, itu tuduhan tidak ada bukti. Atas pemberitaan itu jelas telah mencoreng nama baik pihak kepolisian Polres Dumai.
Lebih sayangnya lagi, beberapa media online tersebut dengan mudah menuduh petugas kepolisian dengan sengaja membiarkan gudang CPO ilegal itu beroperasi.
Padahal apa yang diberitakan itu jelas tidak benar sama sekali. Hal ini sesuai dengan ada pengerebekan terhadap gudang yang dimaksud.
Ditambah lagi, dengan adanya pemberitaan sepihak ini, tentu saja pihak kepolisian merasa di zholimi oleh media online tersebut.
Hal ini juga akan merusak intitusi kepolisian Polres Dumai yang sekarang ini sedang galak-galaknya membesihkan kasus-kasus ilegal di Kota Idaman.
"Ya, kami tim gabungan mulai dari Satreskrim, Satpolair dan Dibantu anggota Propam sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan di gudang yang diberitakan sebagai tempat penampungan CPO ilegal. Namun hasilnya nihil. Semua sudut gudang kita periksa. Bahkan rekan-rekan dari Satpolair dengan menggunakan sampan melakukan pemeriksa di  sungai yang ada di sekitar gudang. Di sana kita juga tidak menemukan CPO ilegal. Bahkan warga juga mengaku gudang itu sudah lama tutup," kata Kanit Pidum Polres Dumai Ipda Muaz Pramadyantara STrk MH ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (21/06/2024). 
Ipda Muaz juga menyebutkan, untuk permasalahan izin dan lingkungan itu bukan ranah pihak kepolisian. Karena izin dan lingkungan tersebut ada intansi terkait. Namun kalau ada berkaitan dengan hukum pidana itu Polres Dumai siap melakukan penindakan.
"Kalau kita hanya masalah pidana. Izin dan lingkungan itu ada intansi terkait lainnya. Ini perlu diketahui oleh rekan-rekan media. Kalau masalah pidana silahkan lapor ke kami. Pasti kami tindak. Bapak Kapolres kita tidak main-main dengan yang namanya kasus pidana. Kami dari pihak kepolisian minta tolong rekan-rekan media janganlah menuduh kami seolah-olah membiarkan gudang gudang CPO ilegal itu. Kami ini mitra rekan-rekan media, ayo sama-sama kita basmikan tindak pidana di Kota Dumai ini," terang Kanit Pidum.

Penulis : Dedi Iswandi


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles bertarung di Rokan Hilir

2

PPDB Jalur Bosda Afirmasi SMA/SMK Swasta Diperpanjang Hingga 10 Juli

3

15 Anak Autis Ikut Khitanan Massal IDI Cabang Pekanbaru dan ULD Disdik Riau

4

Dua Bersaudara Perenang Riau Aquatic Pekanbaru Raih Medali Emas di Brunei

5

35 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Berkemajuan Lulus SNBT, Dua Siswa Lulus Kedokteran UGM dan UNAND