MENU TUTUP

BKK Wadah Penyaluran Alumni ke Dunia Kerja, Disdik Riau Beri Diklat Pengelola BKK

Jumat, 03 Mei 2024 | 13:13:11 WIB | Di Baca : 313 Kali
BKK Wadah Penyaluran Alumni ke Dunia Kerja, Disdik Riau Beri Diklat Pengelola BKK

 

Seriau,- Sebanyak 50 guru pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK negeri dan swasta mengikuti Diklat penguatan kompetensi bagi guru BKK. Diklat yang berlangsung selama 4 hari hingga 5 Mei ini dibuka oleh Kadisdik Riau melalui Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Riau Faizal Ahmadin, Kamis (2/5) malam di Hotel Furaya Pekanbaru.

Kabid GTK Faizal berharap agar seluruh peserta untuk mengikuti Diklat ini secara serius dan tuntas. Ambil semua ilmu yang disampaikan nara sumber yang berkaitan dengan Diklat pengelola BKK ini.

" BKK ini sangat penting keberadaannya dan harus menjadi wadah bagi sekolah untuk menyalurkan alumni ke dunia kerja," kata Faizal, Kamis (2/5) malam.

Dijelaskan Faizal, pengelola BKK juga harus menjalin kerja sama dengan kemitraan dunia usaha dan dunia industri. Hal ini jika ada lowongan pekerjaan dari dunia usaha bisa langsung di informasikan ke alumni." Informasi dari BKK ke alumni sangat diperlukan," kata Faizal.

Dikatakan Faizal, pentingnya setiap SMK baik swasta maupun negeri memiliki BKK. Tapi, di lapangan masih ada SMK yang tidak memilikinya." Kalaupun ada mereka justru tak bergerak. Karenanya dilakukan Diklat ini agar mendorong SMK segera membentuk BKK dan mengaktifkannya," kata dia.

Dengan adanya BKK di SMK, siswa maupun alumni bisa lebih mudah disalurkan ke dunia kerja. Dengan demikian, angka pencari kerja di Riau bisa ditekan dan hal ini diharap memberi dampak positif bagi kemajuan daerah.

Faizal juga mengingatkan pesan dari Kepala Disdik Riau, Tengku Fauzan Tambusai yang meminta agar segala kekurangan yang ada di SMK diinventarisir. Dengan cara ini, maka dapat diketahui cara yang paling tepat bagaimana siswa ke depan memiliki keterampilan yang bagus.

" Ini angkatan pertama. Diharapkan peserta mengikuti kegiatan dan menyerap ilmunya. Kemudian, ilmu itu harus diturunkan ke anak didik. Karena Indonesia sedang menuju ke Indonesia Emas 2045. Kalau ilmu yang diberikan kepada anak didik biasa-biasa saja, susah mereka mau bersaing," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Diklat BKK Andri Karmidi mengatakan tujuan dari Diklat ini untuk meningkatkan kompetensi pengelola bursa kerja khusus sekaligus untuk meningkatkan pelaksana tracer study/penelusuran tamatan yang tersebar di dunia kerja oleh BKK SMK.
Diharapak dengan kegiatan Diklat BKK ini akan memperkuat posisi BKK di sekolah sebagai wadah penyaluran alumni ke dunia kerja" kata Andri

Diklat ini diikuti 50 orang peserta dari 12 kabupaten/kota di Riau. Di angkatan pertama, komposisi peserta terbagi menjadi pengelola BKK yang sudah pernah mengikuti pelatihan tahun 2023 dan 35 persen lagi belum pernah ikut.

Dengan pembagian kelompok ini, Andri berharap terjadi sharing pengetahuan dan pengalaman tentang pengelolaan BKK di SMK. "Sehingga mereka bisa kerjasama. Misalnya berbagi tips bagaimana mengurus izin pembentukan BKK," ungkap Andri.

Dalam Diklat ini, ada sejumlah narasumber yang dihadirkan. Di antaranya yaitu CEO website toploker.com dari Jakarta. Mereka akan memaparkan tentang kunci kemitraan dunia kerja dan dunia usaha." Mereka juga memiliki aplikasi lowongan kerja yang dapat dimanfaatkan siswa dan alumni," ujarnya

Narasumber dari Diklat ini berasal dari Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbud RI. Selanjutnya dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru. Kehadiran pihak Disnaker ini adalah untuk memaparkan tentang pentingnya BKK di SMK. Di samping itu, Disnaker juga merupakan institusi berwenang dalam mengeluarkan izin BKK di SMK.

Narasumber lainnya yaitu dari PT Indah Kiat. Perusahaan yang sudah malang melintang di Riau. Diharapkan dari pihak perusahaan, peserta mendapat pencerahan terkait lulusan SMK bagaimana yang dibutuhkan oleh pelaku usaha.

Terakhir, ada juga narasumber dari Forum BKK Provinsi Riau. Forum ini, tambah Andri, sudah banyak membantu SMK-SMK dalam menyalurkan siswanya masuk ke dunia kerja (zal)
 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Benny Langsung Sembelih Hewan Kurban, SMAN 13 Pekanbaru Potong 4 Hewan Kurban

2

Kurikulum Merdeka Ditanah Air, Memerdekakan Pendidikan Ditanah Melayu

3

Buka Tutup. Gelper di Dumai Jadi Lahan Mencari Uang Setoran

4

Suwandi Pimpin Rapat Persiapan Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban

5

Gelar Aksi Bersih dan Olah Sampah, PLN Berkolaborasi dengan Masyarakat Pelestari Lingkungan serta Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara di Pekanbaru