MENU TUTUP

Semakin Diminati, 35 Instansi Sudah Bergabung di MPP Pekanbaru

Kamis, 16 September 2021 | 15:19:43 WIB | Di Baca : 1644 Kali
Semakin Diminati, 35 Instansi Sudah Bergabung di MPP Pekanbaru

SeRiau - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru yang, kini semakin ramai diminati instansi, lembaga dan perbankan. Terbukti, saat ini sudah ada sebanyak 35 instansi yang memberikan pelayanan di komplek pelayanan perizinan dan non perizinan terintegrasi tersebut.

"Yang terakhir bergabung Pengadilan Agama. Jadi totalnya 35," kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Kota Pekanbaru Fajri Rudi Misdian, Kamis (16/9/2021).

Dari 35 instansi, lembaga dan perbankan yang bergabung di MPP, kata dia, terdapat sebanyak 243 layanan baik perizinan maupun non perizinan yang diberikan.

"Untuk pelayanan terbanyak itu dari kita sendiri DPM-PTSP berjumlah 103 layanan, Disdukcapil 25 layanan, sisanya 115 layanan lagi diberikan oleh 33 instansi yang bergabung," paparnya.

Saat ini lanjut Rudi, ada lagi lima instansi menyatakan berminat bergabung memberikan pelayanan di MPP.

"Tapi baru disampaikan secara lisan, belum tertulis. Lima instansi yang berminat ini ada dari asuransi dan juga asosiasi-asosiasi," ucapnya.

Lebih jauh disampaikan Rudi, bagi instansi, lembaga dan perbankan yang bergabung di MPP tidak dibebankan biaya oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

"Karena sesuai kebijakan pak wali (wali kota), selama dia (instansi, lembaga dan perbankan) memberi pelayanan publik, untuk memudahkan masyarakat, itu gratis," tutupnya. (**H)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban