MENU TUTUP

Aksi Propaganda BEM UNRI Tuntut Walikota Pekanbaru Tuntaskan Permasalahan Banjir

Senin, 26 April 2021 | 15:25:20 WIB | Di Baca : 8393 Kali
Aksi Propaganda BEM UNRI Tuntut Walikota Pekanbaru Tuntaskan Permasalahan Banjir


SeRiau-  Walikota Pekanbaru dianggap gagal dalam menyelesaikan permasalahan banjir yang menjadi langganan di Kota Pekanbaru. Tercatat 11 titik lokasi banjir yang terdiri dari 1.006 kepala keluarga dan 1.108 rumah yang terdampak setelah hujan deras mengguyur kota madani ini beberapa hari lalu. Kondisi ini tentunya sangat memprihatikan.

Menyikapi hal ini, BEM UNRI menuntut Walikota Pekanbaru untuk serius dalam mengatasi permasalahan banjir melalui aksi propaganda di depan Gedung Walikota Pekanbaru pada Sabtu (24/4) lalu. Dalam hal ini, Menteri Sosial dan Politik BEM UNRI Febriansyah menyampaikan pernyataan sikap untuk mendesak Walikota Pekanbaru agar menyelesaikan permasalahan banjir dengan segera.

"Walikota Pekanbaru hanya mampu membuat kolam dan memperindah gedung tanpa sedikit pun memikirkan hal ini," tutur Febri. 

Walikota Pekanbaru sangat sibuk dalam pembangunan gedung dan perkantoran hingga menghabiskan dana sekitar Rp 112 miliar. Namun sangat lalai dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Kebanjiran, kemacetan dan banyak sekali permasalahan lainnya yang terjadi di Pekanbaru ternyata masih belum berhasil mendapatkan perhatian khusus dari walikota.

Diakhir orasi, Febri menegaskan agar Walikota Pekanbaru dapat menggunakan anggaran APBD secara efisien untuk menyelesaikan masalah ini.(***)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat

2

Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen

3

Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara

4

BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru

5

Kepala BPMP Riau: Tidak Ada Penambahan Kuota Setelah SPMB, Dapodik di Kunci