MENU TUTUP

UKK SMK Kembali Diadakan, Hendripides: Ukur Kemampuan yang Dibutuhkan Dunia Usaha dan Industri

Rabu, 17 Februari 2021 | 22:27:44 WIB | Di Baca : 1829 Kali
UKK SMK Kembali Diadakan, Hendripides: Ukur Kemampuan yang Dibutuhkan Dunia Usaha dan Industri

 

Seriau,- Dirjen Vokasi Kemendikbud kembali mengeluarkan kebijakan melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK tahun ini. Informasi ini setelah pedoman penyelenggaraan UKK diterima sekolah dari Dirjen Vokasi

Kepala SMK Labor Pekanbaru Drs. Hendripides. MSi mengatakan dengan dikeluarkan pedoman penyelenggara UKK tahun ini, maka siswa SMK kelas XII harus menjalani UKK. Siswa yang menamatkan pendidikan harus mengikuti UKK yang dilaksanakan sekolah. Diadakannya kembali UKK dimasa pandemi covid membuktikan, UKK sangat penting bagi dunia usaha dan industri sebagai standar keahlian dimiliki siswa. Sertifikat yang dikeluarkan dunia usaha dan industri nantinya sangat berguna bagi siswa.

 " Bagi SMK, sertifikat dari UKK ini sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan. Sertifikat yang dikeluarkan DUDI sebagai standar kemampuan bahwa siswa sudah lulus uji kompetensi. Sedangkan ijazah hanya sebagai bukti tanda tamat pendidikan," kata Hendripides, Rabu (17/2) di Pekanbaru

Dijelaskan Hendripides, jumlah siswa mengikuti UKK di sekolah sebanyak 179 orang terdiri dari 5 jurusan yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL), Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) dan terakhir Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP). UKK dilakukan secara mandiri dengan melibatkan mitra DUDIKA. Jadwal pelaksanaan UKK rencananya bulan April. Untuk tim penilai berasal dari ekternal (DUDIKA) dan internal (sekolah). Setakat ini, sekolah sudah menjajaki dunia usaha dan industri yang menjadi tim penguji diantaranya dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), KFC, PT Arasy Mega Teknologi dan PT Cahaya Putri Agung." Biasanya,  setelah siswa dinyatakan lulus UKK, maka dunia usaha dan industri akan mengeluarkan sertifikat bahwa siswa tersebut telah lulus dan punya keahlian dalam jurusan yang mereka geluti,"  terang Hendripides

Sebagai persiapan UKK, kata Hendripides, sekolah akan memaksimal materi pelajaran siswa kelas XII. Namun hingga kini, sekolah belum bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas karena belum mendapat izin dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Jika sudah mendapat izin, pembelajaran di sekolah lebih fokus ke materi UKK." Mungkin senin depan kita akan melaksanakan tatap muka terbatas praktek dengan protokol kesehatan 4 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan). Kita tunggu izin dari Walikota karena Kecamatan Sail tempat sekolah kita masih zona orange. Mudah mudahan pekan depan sudah belajar tatap muka praktek," kata dosen Unri ini. (zal)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

3

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

4

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital

5

Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru