MENU TUTUP

Pemerintah Bolehkan Peringatan Maulid Nabi, Asal Dibatasi

Selasa, 27 Oktober 2020 | 18:36:53 WIB | Di Baca : 2183 Kali
Pemerintah Bolehkan Peringatan Maulid Nabi, Asal Dibatasi

SeRiau - Pemerintah menekankan bahwa kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tetap boleh digelar oleh masyarakat. Namun, ada sejumlah batasan yang perlu ditaati masyarakat mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk merayakan Maulid Nabi di lingkup kecil tempat tinggal masing-masing. Bila memang ada perayaan yang dihadiri sejumlah orang, ia meminta protokol kesehatan tetap dijalankan. Terutama, penggunaan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak antarjamaah.

"Dan batasi jumlah peserta yang ikut dalam perayaan sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Ikuti arahan yang diberikan satgas penanganan covid19 di daerah," ujar Wiku dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Selasa (27/10).

Libur Maulid Nabi Muhammad SAW memang menjadi perhatian pemerintah. Alasannya, ada dua cuti bersama yang mengapitnya sehingga menjadikan liburan nanti cukup panjang. Hal ini diyakini akan mendorong pergerakan masyarakat yang keluar rumah, baik untuk memperingati maulid nabi atau bertamasya.

Peningkatan mobilitas masyarakat ini dikhawatirkan memicu kembali lonjakan angka kasus Covid-19 di tengah masyarakat. Lonjakan sebelumnya sempat terjadi, dalam rentang waktu sekitar dua pekan setelah libur panjang Tahun Baru Islam pada Agustus lalu dan libur Lebaran pada Mei. (**H)


Sumber: REPUBLIKA.CO.ID


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban

5

Ambil Warkah di LAMR Rohil, Eko Wahyudi Pasang Niat Untuk Bangun Bagan Jawa