MENU TUTUP

Siswa SMAN 8 Pekanbaru, Vannesa dan Fredy Raih Medali Emas dan Perunggu di KSN SMA 2020.

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:54:50 WIB | Di Baca : 2279 Kali
Siswa SMAN 8 Pekanbaru, Vannesa dan Fredy Raih Medali Emas dan Perunggu di KSN SMA 2020.

 

Seriau,- Dua Siswa SMAN 8 Pekanbaru berhasil meraih medali emas dan perunggu di Kompetisi Kompetisi Sains Nasional (KSN) jenjang SMA/MA tahun 2020. Dua siswa tersebut yakni Vannesa Wijaya bidang lomba Matematika dan Fredy Lawrence juga bidang lomba Matematika.

" KSN SMA 2020 yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh ribuan peserta dari 34 provinsi se Indonesia. Alhamdulillah dua siswa SMAN 8 berhasil menyumbang medali emas atas nama Vannesa Wijaya dan Fredy Lawrence. Siswa ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tapi juga Provinsi Riau," kata Kepala SMAN 8 Pekanbaru  H. Tavip Tria Candra.SPd. MM, Senin (18/10) di Pekanbaru.

Pada KSN SMA/MA 2020, kata Tavip, SMAN 8 Pekanbaru mengirim 4 utusan yang mewakili Provinsi Riau. Keempat siswa tersebut yakni Vannesa Wijaya siswa kelas X Mipa8 cabang lomba Matematika, Fredy Lawrence siswa kelas XII MIPA 4 bidang lomba Matematika, Kaloan Sanu Bari bidang lomba Geografi dan Djohanes Lee bidang lomba Komputer. Namun, dari empat siswa yang mewakili Riau, dua diantara berhasil meraih medali. Bagi peserta peraih medali, tentunya ini sangat membanggakan dan pihak sekolah juga akan memberikan reward bagi pemenang. Bagi siswa peraih medali emas bisa fokus dan konsentrasi mempersiapkan diri menghadapi olimpiade matematika tingkat dunia." Kalau Fredy tahun depan tidak bisa lagi mengikuti KSN SMA karena sudah melanjukan ke perguruan tinggi. Sedangkan Vannesa harus mempersiapkan diri ke olimpiade tingkat dunia di Amerika Serikat. Kita selalu memberikan suppor kepada siswa yang telah mengukir prestasi baik tingkat provinsi, nasional dan internasional," kata Tavip.

Sementara Vannesa Wijaya yang berhasil meraih medali emas mengucapkan rasa syukur dan bangga bisa memberikan yang terbaik bagi sekolah dan daerah. Siswa yang baru duduk dikelas X ini punya kesan tersendiri bisa meraih medali emas bagi Provinsi Riau. KSN SMA/MA yang dilakukan secara daring berlangsung mulai tanggal 12 hingga 17 Oktober. Saat lomba, setiap peserta berada dirumah masing dengan pengawasan oleh panitia melalui virtual. Bidang lomba matematika ini berlangsung selama dua hari. Setiap hari, siswa mengerjakan 4 soal dalam waktu 4 jam." Kalau soal ujian lumayan sulit. Waktu yang digunakan juga cukup. Alhasil saya berhasil meraih medali emas. Prestasi ini saya sumbang untuk orangtua, sekolah dan daerah," kata Vannesa yang ingin menjadi seorang ahli matematika, Senin (18/10)

Ketika ditanya apakah dirinya akan mewakili Indonesia di Olimpiade Matematika tingkat dunia, Vannesa belum bisa menjawabnya. Ini tergantung dari panitia KSN, apakah dirinya masuk tim Indonesia atau tidak. Namun yang jelas, dirinya siap dan fokus untuk persiapan Olimpiade Matematika tingkat dunia." Belum dapat informasi tentang siapa siapa saja yang akan mewakili Indonesia," kata Vannesa.

Hal yang sama juga dikatakan Fredy Lawrence yang berhasil meraih medali perunggu bidang matematika di KSN SMA/MA 2020. Dirinya juga bangga dengan prestasi yang diraihnya. Walaupun, mampu meraih perunggu, namun capaian ini sangat luar biasa. Sebab, selama mewakili olimpiase sains tingkat nasional, dirinya belum pernah meraih medali. Namun, baru kali ini berhasil meraih medali perunggu." Waktu ujian, soalnya tidak terlalu sulit, namun kelemahan saya kurang teliti saja. Namun tak apalah, ini sudah sangat luar biasa mampu meraih medali perunggu," kata siswa yang tahun depan akan menamatkan pendidikan di sekolah. (zal)


Loading...
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pesantren Terpadu YLPI Riau Dibangun di Lahan 7 Hektar di Pasir Putih

2

Penuhi Syarat, Haris Kampay Daftar Calon Ketua POBSI Riau

3

BC Dumai Dan BNK Gagalkan Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Kapal Penumpang Fery Batam Jet Tanpa Pemilik.

4

Komisi II RDP Dengan Disperindag Bahas Soal Kenaikan Harga Sembako

5

Buka Bazar UMKM, Pj Wako Sebut Pelaku UMKM Perlu Pembinaan Agar Produknya "Menasional"