MENU TUTUP

Disperindag Pekanbaru Akan Gandeng Tenaga Ahli untuk Pengembangan Pasar

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 00:09:02 WIB | Di Baca : 3865 Kali
Disperindag Pekanbaru Akan Gandeng Tenaga Ahli untuk Pengembangan Pasar

SeRiau - Dalam perencanaan pengembangan pasar tradisional di Kota Pekanbaru, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru menggandeng tenaga ahli.

Ini disampaikan Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut kepada media saat ditanya perkembangan hasil kajian yang dilakukan bersama tenaga ahli Universitas Islam Riau (UIR), terkait keberadaan pasar kaget.

Lewat kesempatan ini, Ingot meluruskan pernyataan yang sebelumnya disampaikan Kepala Bidang Pasar Disperindag, Suardi, yang menyebut kajian dilakukan terkait keberadaan pasar kaget.

"Itu salah, bukan kita menggandeng tenaga ahli untuk mengkaji pasar kaget, tidak. Kita membuat perencanaan pengembangan pasar di Pekanbaru ke depannya," jelas mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah ini, Jumat (14/8/2020).

Lanjutnya, pasar kaget salah satu cikal bakal berdirinya pasar tradisional, jika memenuhi syarat, Disperindag akan dorong jadi pasar resmi.

"Pasar kaget ini salah satu cikal bakal la, kalau memang nanti dia memenuhi syarat dan layak, tentu kita akan dorong dia menjadi pasar resmi," ujar Ingot.

Ditanya persyaratan yang harus dipenuhi pengelola pasar kaget dalam mendirikan pasar tradisional resmi, apakah sama dengan pasar lainnya, dijawab Ingot syaratnya sama. (**H)


Sumber: Pekanbaru.Go.Id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat

2

Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen

3

Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara

4

BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru

5

Kepala BPMP Riau: Tidak Ada Penambahan Kuota Setelah SPMB, Dapodik di Kunci