MENU TUTUP

Erick Thohir Blak-blakan soal Rombak Pertamina

Jumat, 12 Juni 2020 | 14:21:52 WIB | Di Baca : 2155 Kali
Erick Thohir Blak-blakan soal Rombak Pertamina

 

 

SeRiau -- Menteri BUMN Erick Thohir blak-blakan soal memangkas banyak direksi PT Pertamina (Persero). Menurut dia, ada tiga alasan yang mendasari susunan direksi perusahaan migas BUMN tersebut.

Pertama, terkait rencana besar holding BUMN, sehingga ia ingin memastikan setiap BUMN fokus ke bisnis inti masing-masing.

"Kedua, kami mau konsisten untuk restrukturisasi dan konsolidasi, dan ketiga, KPI yang baik. Apa yang terjadi di Pertamina? Itu nanti ada holding, bukan super holding. Jangan salah loh," ujarnya di Kementerian BUMN, Jumat (12/6).

Karena alasan itulah, sambung Erick, direktur holding BUMN tidak boleh lebih dari enam orang. Alasannya, seluruh unit usaha di Pertamina akan digabung menjadi satu.

"Misalnya, hulu kan ada banyak, akhirnya banyak cabangnya. Kalau kebijakan disatukan, portofolio disatukan, kami harap ada sinergi untuk efisiensi dan hal-hal yang lebih detail. Misalnya, sharing knowledge. Ini kami konsolidasikan," terang Erick.

Diketahui, Erick merombak susunan direksi Pertamina. Dalam RUPS pagi tadi, Erick mencopot 6 dari 11 anggota direksi perseroan, namun tetap mempertahankan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama.

Enam direktur yang diberhentikan, yaitu Direktur Hulu Dharmawan H. Samsu, Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarif, dan Direktur Pemasaran Korporat Basuki Trikora Putra. Kemudian, Direktur Pemasaran Ritel Mas'ud Khamid.

Kemudian, Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Ignatius Tallulembang, dan Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Heru Setiawan.

Selain mempertahankan Nicke, empat direktur lain yang tetap pada posisinya adalah Direktur Keuangan Emma Sri Martini, Direktur Logistik Mulyono, Direktur SDM Koeshartanto, serta M. Haryo Yunianto.

Namun, Haryo menempati jabatan dengan nomenklatur baru, yaitu dari Direktur Manajemen Aset menjadi Direktur Penunjang Bisnis.

Tak hanya mendepak enam direktur, Erick juga menghapus jabatan mereka dari struktur dewan direksi Pertamina. Kini, struktur direksi perusahaan pelat merah itu hanya berisi enam jabatan dengan penambahan Iman Rachman menjadi Direktur Strategi Portofolio and New Ventures. Iman sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).

 

 

 

Sumber CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban