MENU TUTUP

SMPN 4 Pekanbaru Dapat Bantuan 5 Unit Komputer dan Alquran dari Orangtua Siswa

Rabu, 10 Juni 2020 | 23:28:41 WIB | Di Baca : 3539 Kali
SMPN 4 Pekanbaru Dapat Bantuan 5 Unit Komputer dan Alquran dari Orangtua Siswa

 

Seriau,- Partisipasi orangtua siswa SMPN 4 Pekanbaru patut diacungkan jempol. Ini terlihat dari peran serta orangtua siswa khususnya kelas IX menyumbangkan bantuan 5 unit komputer dan Alquran untuk pihak sekolah. 

" Bantuan ini menunjukan partisipasi orangtua dalam membangun dunia pendidikan dan sekaligus bentuk peduli orangtua dalam meningkat mutu pendidikan di sekolah," kata kepala SMPN 4 Pekanbaru, Rukiah, Selasa (9/6) di Pekanbaru.

Rukiah menjelaskan setiap tahun siswa kelas IX selalu mengadakan khatam alquran sebelum ujian nasional, namun karena Covid 19 ini kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan. Meski demikian orangtua siswa kelas IX berinisiatif menyumbangkan dananya untuk membeli komputer, alquran dan disumbangkan ke sekolah." Ada juga orangtua yang mengambil uangnya kembali, tapi ada juga orangtua yang menyumbangkan dana untuk dibelikan komputer dan Alquran," kata Rukiah

Rukiah tidak keberatan menerima bantuan komputer. Sebab, saat ini jumlah komputer SMPN 4 masih kurang. Apalagi dalam peningkatan mutu pendidikan siswa, komputer ini sangat penting untuk asasmen  kompetensi minimal (AKM) siswa." Kalau untuk komputer sekolah jumlahnya masih kurang. Kita berusaha untuk memenuhinya dengan anggaran sekolah tapi juga melalui pihak ketiga seperti perusahaan swasta dan donatur lainnya," kata Rukiah (zal)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital