MENU TUTUP

New Normal Perlu Kesadaran Seluruh Masyarakat, Jepta : Jangan Jadi Ajang Coba- Coba !

Rabu, 03 Juni 2020 | 13:50:01 WIB | Di Baca : 3313 Kali
New Normal Perlu Kesadaran Seluruh Masyarakat, Jepta : Jangan Jadi Ajang Coba- Coba ! Jepta Sitohang, Spd Anggota DPRD Pekanbaru Dari Fraksi Demokrat

 

SeRiau- Anggota DPRD Kota Pekanbaru Jepta Sitohang menilai, butuh keseriusan dan komitmen yang baik dalam menjalankan new normal, atau tatanan hidup baru dalam menyesuaikan diri kala pandemi corona virus disease 19 (covid-19) masih berjalan.

Menurutnya, dalam menjalani new normal tidak semudah yang dibayangkan. Butuh kesadaran yang tinggi dari masyarakat, guna menghindari terjadinya lonjakan penderita pandemi akibat perubahan tersebut.

Srikandi Demokrat ini menilai, butuh kajian mendalam andai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ingin segera menerapkan new normal. Mengingat sejauh ini, ketika social distancing dan phsycal distancing diminta untuk dilakukan pun, masih ada yang abai karena berbagai faktor.

"Tidak mudah mengubah kebiasaan hidup. Dibutuhkan komitmen kuat untuk melaksanakannya. Komitmen dalam arti sesungguhnya. Termasuk juga sosialisasi dari Pemerintah lewat Peraturan Walikota (Perwako) harus benar-benar sampai kepada masyarakat," ujarnya saat berbincang bersama wartawan, Rabu (3/6/2020).

Didalam Perwako, kata Jepta semua harus jelas, baik pengaturan perdagangan, pendidikan sampai dengan rumah ibadah. Jadi, bukan hanya sekedar dibuat lalu hanya berwacana dan tak teralisasi dilapangan. Karena ada yang harus diwaspadai, ketika kita terpaksa menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru dengan protokol kesehatan.

"Seperti jika nanti aktifitas belajar mengajar mulai diberlakukan dengan tatap muka, pastinya harus ada standar yang jelas, baik soal jumlah murid di dalam kelas, tempat duduknya, alat pelindung diri dan hand sanitizer itu bagaimana. Termasuk juga soal wilayah dan zona-zona Covid-19 itu harus dipikirkan," sebutnya.

Oleh karena itu, Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI  kembali mewanti-wanti sebelum tatanan baru tersebut berjalan, butuh pendekatan ekstra dari Pemerintah Kota lewat sosialisasinya.

"Intinya kita tegas, tidak mau tatanan baru ini malah menjadi ajang coba-coba. Karena jika salah langkah, dampaknya bisa jadi akan melahirkan the second wave of covid-19,” pungkas Jepta. (***)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

PKS Kembali Pertahankan Kursi Ketua DPRD Pekanbaru di Pemilu 2024 - 2029

2

DPRD Pekanbaru Ingatkan Caleg Jangan Lakukan Serangan Fajar

3

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau Bersinergis Dalam Menciptakan Pemilu 2024 Aman dan Damai

4

Capella Honda Bersama HPCI Berbagi ke Panti Asuhan Yang Terkena Banjir

5

Batas Akhir Pengisian PPDS 9 Februari, Kepsek: 141 Siswa SMAN 2 Pekanbaru Bersaing di SNBP