MENU TUTUP

Penerapan Belajar Dirumah Selama Pendemi Covid-19, Disdik Pekanbaru Minta Orang tua Awasi Anak Belajar

Senin, 16 Maret 2020 | 10:28:37 WIB | Di Baca : 3379 Kali
Penerapan Belajar Dirumah Selama Pendemi Covid-19, Disdik Pekanbaru Minta Orang tua Awasi Anak Belajar

SeRiau - Mengantisipasi penyebaran virus Corona, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengubah sistem belajar dari tatap muka ke e-learning atau belajar online di rumah. 

Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru mengimbau para orang tua siswa diminta untuk mengawasi anak selama sistem belajar di rumah diterapkan.

"Sesuai instruksi pak walikota, kami Disdik Pekanbaru memindahkan pembelajaran selama 14 hari ini di rumah untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal.

Dikatakan Jamal, para siswa dapat belajar menggunakan sistem e-learning atau aplikasi online. Seperti ruang guru. "Siswa tidak libur, hanya saja belajar dialihkan ke sistem e-learning. Jadi, siswa tetap belajar di rumah dan mengerjakan latihan soal lewat aplikasi yang namanya e-learning," jelasnya.

Ia menyebut, selama 14 hari ke depan, Pemko Pekanbaru akan lakukan evaluasi. Setelah itu, nanti akan ada keputusan lanjutan, apakah tetap belajar di rumah atau siswa bisa kembali ke sekolah.

"Selama 14 hari ini kami evaluasi dulu. Nanti kita akan lihat ke depannya seperti apa. Apakah bisa masuk ke sekolah seperti biasa lagi, atau memperpanjang pemindahan pembelajaran ini ke rumah," sambungnya.

Selama peserta didik belajar di rumah, Ia meminta orang tua agar bisa mengawasi. Ia meminta agar para peserta didik bisa memanfaatkan waktu untuk belajar di rumah.

"Tetap awasi anak di rumah, jangan dibiarkan keluar atau ke tempat keramaian, manfaatkan, waktu di rumah untuk belajar. Kalau di rumah tetap dibiarkan keluyuran, sama saja bohong, gak ada guna juga disuruh belajar di rumah," tegasnya.

Ia menambahkan, yang terpenting para guru tetap memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik. "Untuk guru, tetap berikanlah materi pakai aplikasi online, melalui grup whatsapp per kelas, dan manfaatkan aplikasi online seperti ruang guru untuk memberi materi pada anak," pungkasnya. (Advertorial)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Nugraha Sakanti Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Serahkan Kehormatan untuk Masyarakat Riau

2

Dukung Transformasi Pendidikan, BGTK Riau Beri Pelatihan Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Model PM dan KKA

3

Kasus Kematian Perempuan di Kandis, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

4

Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat

5

Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen