MENU TUTUP

Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat selama Dua Pekan

Kamis, 19 Maret 2020 | 18:57:32 WIB | Di Baca : 1953 Kali
Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat selama Dua Pekan

SeRiau - Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Jakarta, Laksamana Pertama TNI (Purn) Asep Saepudin, memutuskan Masjid Istiqlal tak menggelar ibadah Salat Jumat selama dua minggu ke depan terhitung Jumat (19/3) besok, guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Keputusan itu tertuang dalam instruksi Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, yang merujuk kepada Keputusan Gubernur DKI Jakarta tanggal 19 Maret 2020.

"Diputuskan di Masjid Istiqlal tidak melaksanakan Salat Jumat selama dua minggu [dua kali tidak Salat Jumat], diganti dengan Salat Zuhur masing masing [tidak berjamaah]," kata Asep dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (18/3).

Ia menambahkan bahwa seluruh Masjid di DKI Jakarta diminta untuk tidak melaksanakan Salat Jumat maupun salat berjamaah harian selama dua minggu ke depan.

Sebelumnya, Masjid Istiqlal menyatakan tetap menggelar salat Jumat berjamaah sesuai instruksi Imam Besar Istiqlal beberapa hari lalu.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa terkait ibadah Salat Jumat. MUI mengeluarkan fatwa nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Wabah Covid-19.

Dalam fatwa, diatur bahwa Salat Jumat berjamaah tidak boleh digelar dan bisa diganti dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing dengan catatan wabah sudah tak terkendali. (**H)


Sumber: CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban