MENU TUTUP

Rupiah Akhir Pekan Melemah

Jumat, 21 Februari 2020 | 19:16:57 WIB | Di Baca : 907 Kali
Rupiah Akhir Pekan Melemah

SeRiau - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot pada Jumat (21/2/2020) mengalami pelemahan.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp 13.760 atau melemah 10 poin sebesar 0,07 persen dibanding penutupan Kamis Rp 13.750 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pasar masih melihat dampak virus corona pada perekonomian di wilayah lain. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Daegu Korea Selatan.

"Kekhawatiran seputar penyebaran virus corona di luar China yakni di Kota Daegu, kota terbesar keempat Korea Selatan, sudah seperti kota mati karena warga tidak berani keluar rumah," kata Ibrahim.

Ibrahim mengatakan Wali Kota Daegu, Kwon Young-jin menyarankan warga agar tetap di rumah setelah 90 orang jemaat sebuah gereja menunjukkan tanda-tanda serangan virus Corona. Bahkan beberapa di antaranya kemudian positif Coron

Daegu adalah salah satu kota manufaktur yang paling penting di Korea Selatan. Di Daegu terdapat banyak industri tekstil, logam, sampai mesin.

Dengan banyaknya penutupan Berarti sekarang industri-industri tersebut tidak berfungsi atau menganggur.

"Tidak hanya rantai pasok yang rusak, tetapi ada ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena pabrik tidak beroperasi," tambahnya.

Perkembangan penyebaran virus Corona memang mengkhawatirkan. Mengutip data satelit pemetaan ArcGis pukul 08:33 WIB, jumlah kasus Corona di seluruh dunia mencapai 76.215. Disisi lain, korban jiwa terus bertambah menjadi 2.247 orang.

"Virus Corona memang berasal dan paling banyak menyerang di China. Namun perlu dicatat virus ini sudah menyebar ke 28 negara dan menciptakan kepanikan," ungkapnya.

Dampak ekonomi semacam ini yang paling dikhawatirkan dari virus Corona. Produksi yang terhambat tidak hanya terjadi di China, tetapi sudah dirasakan di negara lain.

Berdasarkan kajian Bank Indonesia (BI), potensi kehilangan devisa dari pariwisata akibat dampak virus corona mencapai 1,3 miliar dollar AS.

Sementara itu, potensi kerugian dari sisi logistik, untuk ekspor dan impor masing-masing adalah 700 juta dollar AS.

"Kemudian ada dampak penundaan investasi, khususnya dari China, yang diperkirakan bernilai 400 juta dollar AS," tambahnya.

Angka-angka tersebut membuat Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020. dari pertumbuhan 5,1 persen sampai 5,5 persen, menjadi 5 persen sampai 5,4 persen. (**H)


Sumber: KOMPAS.com


Loading...
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tahun ke- 2, SMKN 3 Pekanbaru Terapkan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbagi

2

IPEMARU Datangi DPRD Kota Pekanbaru,Tanyakan Ketegasan Pelanggaran Jam Operasional Tempat Hiburan

3

AHM Pasarkan Motor Ikonik Honda ST125 Dax Untuk Berkendara Santai

4

Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Aset Kripto  yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto

5

Plt Kadisdik Riau beri Semangat 685 Peserta Pembinaan OSN-P, Target Kita Juara 3 Nasional