MENU TUTUP

Perusahaan Tidak Paksakan Karyawan Muslim Berpakaian Natal

Senin, 23 Desember 2019 | 23:03:27 WIB | Di Baca : 1465 Kali
Perusahaan Tidak Paksakan Karyawan Muslim Berpakaian Natal

 

SeRiau - Legislator Riau dari Fraksi PKB, Muhammad Adil dengan tegas menyebutkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap perusahaan seandainya ada yang memaksa karyawannya yang muslim untuk mengenakan baju atau simbol natal.  Hal ini dianggap sudah tidak benar dan melecehkan terhadap suatu agama yang ada.

"Tidak boleh lah, ini namanya sudah melecehkan.  Kita pastikan untuk melakukan pemanggilan perusahaan tersebut seandainya ada berbuat demikian.  Tidak bisalah dicampur adukkan antara pekerjaan dengan akidah.  Tidak boleh lah, kita akan panggil jika ada," sebutnya, Senin (23/12) via seluler terkait menyambut natal 2019.

Lebih jauh disampaikan oleh anggota Komisi V DPRD Riau ini, pihak perusahaan harus saling menghargai terhadap agama yang dianut oleh seluruh karyawannya yang ada.  Tidak melakukan pemaksaan kehendak terhadap kepercayaan yang bukan yang dianut karyawannya.  "Karyawan minta adukan ke kita seandainya ada yang demikian.  Kita akan proses sesuai aturan," tambahnya.

Disampaikan juga oleh Dapil Kepulauan Meranti-Bengkalis-Kota Dumai ini, karyawan jangan takut untuk melapor.  Apalagi sampai diancam oleh pihak perusahaan.  "Kita siap memanggil dan memproses perusahaan yang bersangkutan.  Tidak ada ancaman-ancaman begitu.  Masyarakat juga diminta laporkan jika mengetahui hal demikian," ulangnya. (Met)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban