MENU TUTUP

MUI Tolak Tudingan WSJ Soal "Donasi" China Demi Bungkam Kasus Uighur

Jumat, 13 Desember 2019 | 23:20:24 WIB | Di Baca : 1431 Kali
MUI Tolak Tudingan WSJ Soal

SeRiau - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyanggah tuduhan yang diberikan oleh media asing, Wall Street Journal (WSJ) yang menyatakan pihaknya telah mendapatkan informasi soal bantuan atau donasi dari China dengan imbalan tidak menekan kasus dugaan persekusi terhadap muslim Uighur.

Demikian yang diungkapkan oleh Wasekjen Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat, KH. Tengku Zulkarnain kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/12).

"MUI? Serupiah pun tidak ada. Bahkan Ketua Bidang Luar Negeri KH. Muhyiddin sudah bersuara keras tentang Uighur. Saya juga di YouTube sudah ceramahkan khusus Uighur," tegas Tengku yang juga aktif sebagai Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla'ul Anwar.

Sebelumnya, laporan dari WSJ yang ditulis pada Rabu (11/12) menyebutkan bahwa China telah menggelontorkan sejumlah bantuan dan donasi terhadap ormas-ormas Islam, termasuk Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, media Indonesia, hingga akademisi agar tidak lagi mengkritik dugaan persekusi yang diterima etnis minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.

Bantuan tersebut WSJ sebutkan terjadi setelah isu Uighur mencuat kembali pada 2018 lalu. Pihak Muhammadiyah juga telah menyatakan bantahannya terkait dengan tudingan dalam laporan WSJ tersebut. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban