MENU TUTUP

Tanggulangi Bom Medan, Menhub Minta Aplikator Perbaiki Rekrutmen

Kamis, 14 November 2019 | 20:09:27 WIB | Di Baca : 1349 Kali
Tanggulangi Bom Medan, Menhub Minta Aplikator Perbaiki Rekrutmen

SeRiau - Penyedia layanan ojek online diminta untuk memperbaiki sistem pendaftaran bagi pengemudi dengan standar baru, untuk meningkatkan kualitas keamanan.

Permintaan itu disampaikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11).

"Kami akan minta aplikator membuat standar baru bagi pendaftaran driver ojol yang baru," ungkap Budi usai menjadi pembicara di acara Forum A1, Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).

Budi mengatakan perlu menambah aturan wajib tatap muka sebagai salah satu syarat pendaftaran. Sebab, selama ini, pengemudi tak disyaratkan melakukan wawancara mendalam dengan pihak perusahaan aplikasi saat mendaftar sebagai mitra.

Selanjutnya, Budi Karya meminta aplikator menambah syarat rekomendasi bagi pengemudi. Artinya, pengemudi yang hendak mendaftar sebagai mitra Gojek atau Grab Indonesia perlu memperoleh anjuran dari driver yang sudah bergabung sebelumnya.

"Kemudian, aplikator perlu melakukan evaluasi terhadap mereka yang sudah bergabung," tuturnya.

Budi Karya mengimbuhkan kementeriannya bakal mendesak aplikator untuk memperketat aturan pemberian atribut ojek. Pihaknya memandang diperlukan adanya pemantauan para pegemudi di media sosial. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital

4

Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru

5

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat