MENU TUTUP

Kamis, Diwisuda, Arif Firman Raih IPK Tertinggi FKIP UNRI

Senin, 07 Oktober 2019 | 19:29:34 WIB | Di Baca : 1042 Kali
Kamis, Diwisuda, Arif Firman Raih IPK Tertinggi FKIP UNRI

 

SeRiau,- Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau dapat giliran melaksanakan wisuda, Kamis (10/10) di Kampus UNRI Jalan Pattimura Pekanbaru. Dalam wisuda periode oktober ini, Arif Firman Syahputra dari Program Studi Pendidikan Ekonomi meraih IPK tertinggi fakultas dengan IPK 3.80 (dengan pujian).

" Dari 474 lulusan yang akan diwisuda, Arif Firman Syahputra dari program studi pendidikan ekonomi meraih IPK tertinggi. Prosesi wisuda dilaksanakan, Kamis (10/10)," kata Wakil Dekan 1 Bidang Akademis FKIP UNRI, Prof Dr. Jimmy Copriadi. MSi, Senin (7/10) di Pekanbaru.

Sebelum prosesi wisuda, kata Jimmy, seluruh lulusan FKIP UNRI terlebih dahulu menjalani Yudisium yang dilaksanakan, Selasa (8/10) pagi di Hotel The Zuri Pekanbaru. Dalam yudisium ini, dihadiri seluruh civitas akademika FKIP mulai dari Senat Fakultas, Ketua Prodi dan lulusan." Biasanya di Yudisium ini akan diumumkan pemuncak fakultas sekaligus pengukuhan lulusan sebagai sarjana pendidikan. Setelah penetapan, mereka pun berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (SPd)," kata Jimmy

Disebutkan Jimmy, dari 474 lulusan yang akan diwisuda, program studi pendidikan ekonomi paling banyak menghasilkan lulusan yakni 62 orang disusul pendidikan matematika 41orang, pendidikan kimia 38 orang, pendidikan luar sekolah (PLS) ada 38 orang, pendidikan biologi 34 orang, PAUD 29 orang, pendidikan bahasa sastra  indonesia dan daerah 28 orang, Penjaskes dan rekreasi 27 orang, pendidikan kepelatihan olahraga 25 orang, pendidikan bahasa Inggris 24 orang, pendidikan bimbingan konseling 24 orang, pendidikan fisika 21 orang, PGSD S1 ada 21 orang, PPkn 20 orang, pendididikan bahasa dan sastra jepang 19 orang dan terakhir pendidikan sejarah ada 13 orang. 

Sedangkan pemuncak masing masing program studi diraih oleh Arif Firman Syahputra dari pendidikan ekonomi dengan IPK 3,80, Sri Saraswati dari pendidikan kimia dengan IPK 3,78, Nur Ahyana dari pendidikan biologi dengan IPK 3,77, Nurhajjah Nasution dari Pendidikan Luar Sekolah dengan IPK 3,77, Yogie Al fajar Maisesa dari pendidikan bahasa Inggris dengan
IPK 3,76, Riadul Azimah dari PGSD dengan IPK 3,76, Muhammad Nanda Nirmawan dari pendidikan sejarah dengan IPK 3,73, Ratnawati dari pendidikan PAUD dengan IPK 3,70, Astri Agnisa dari pendidikan bahasa dan sastra indonesia dengan IPK 3,68 dan Efi Susanti dari pendidikan bimbingan konseling dengan IPK 3,67, Sonya Noveli dari pendidikan matematika dengan IPK 3,60, Angga Buswira Yanto dari Penjaskes dan Rekreasi dengan IPK 3,61, Maria Puspa Rija dari pendidikan kepelatihan olahraga dengan IPK 3,58, Septia Eka Juniati dari pendidikan bahasa jepang dengan IPK 3,74, Windari dari PPkn dengan IPK 3,73 dan Wuly Gunawan dari pendidikan fisika dengan IPK 3,71 (zal)


Loading...
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Minta Diskes Intens Sosialisasikan Hepatitis Akut Misterius

2

Denny Dasril Ketua Peradin 1964 Riau Sayangkan Aksi Penolakan DR Kamsol Sebagai PJ Bupati Kampar

3

Dianggap tak Profesional Bekerja,Komisi IV Desak DLHK Pekanbaru Putuskan Kontrak 2 Perusahaan Angkutan Sampah

4

RDP Komisi IV Dengan Disperindag Bahas Pembangun Pasar Induk, DPRD Menolak Pemindahan Pedagang BRPS

5

Subholding Gas Pertamina Tanam 1.103 Mangrove, Cegah Intrusi Air Laut di Pesisir Tambakrejo