MENU TUTUP

Kapolri Naikkan Pangkat 3 Anggota Polsek Wonokromo yang Diserang

Ahad, 18 Agustus 2019 | 22:00:02 WIB | Di Baca : 1637 Kali
Kapolri Naikkan Pangkat 3 Anggota Polsek Wonokromo yang Diserang

SeRiau - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan kenaikan pangkat luar biasa pada 3 anggota Polsek Wonokromo yang terluka akibat penyerangan yang terjadi di ruang SPKT Polsek Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/8).

Kenaikan pangkat itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor STR/ 509 /VIII/KEP./2019 yang dikeluarkan tanggal 18 Agustus 2019.

"Telah dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat semula menjadi pangkat luar biasa," tulis surat telegram Kapolri yang diterima kumparan, Minggu (18/8).

Aiptu Agus Sumarsono naik pangkat menjadi Ipda, begitu juga dengan Aipda Heru Prasetyo yang naik pangkatnya menjadi Aiptu. Sementara Briptu Febian Lasadewa Kuncoro naik pangkat menjadi Brigpol.

Tiga anggota polisi diserang di dalam ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Wonokromo. Penyerang tersebut bernama Mustafa alias IM alias Ali (30). Ia terindikasi kelompok ISIS yang sedang menjalankan amaliyah.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, IM diketahui mempelajari semuanya dari media sosial (medsos).

"Pelaku belajar dari media sosial Facebook," tegas Barung, Sabtu (17/8).

Berdasarkan informasi yang diperoleh kumparan, penyerang tersebut bernama Imam Musthofa lahir di Sumenep pada 15 Juli 1988. Imam saat ini diketahui tinggal di sebuah indekos di Jalan Sidosermo, Wonocolo, Surabaya. (**H)


Sumber: kumparan.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban