MENU TUTUP

Pemerintah Kaji Aturan Efisiensi Perjalanan Dinas Kepala Daerah

Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:44:56 WIB | Di Baca : 1275 Kali
Pemerintah Kaji Aturan Efisiensi Perjalanan Dinas Kepala Daerah

SeRiau - Pemerintah akan mengkaji aturan untuk mengatur efisiensi perjalanan dinas kepala daerah. Pengkajian aturan melibatkan KemenPAN-RB, Kemendagri, dan Kemensetneg.

Rapat mengenai aturan tersebut digelar dalam rapat terbatas bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). Mensetneg Pratikno mengatakan semua jajaran PNS akan melakukan sinkronisasi jadwal agar perjalanan dinas efisien.

"Kita kan mensinkronkan jadwal, lintas kementerian, mensinkronkan jadwal dengan daerah. Sehingga ketika kepala daerah datang ke Jakarta itu bisa untuk berbagai macam urusan," kata Pratikno.

Pratikno mengatakan aturan tersebut akan dikaji oleh Kemendagri. Nantinya, dengan aturan tersebut diharapkan perjalanan kepala daerah lebih efisien.

"Yang kami sedang rancang dengan Pak Mendagri, jadi nanti kalau kepala daerah ke Jakarta untuk berbagai macam, supaya sekaligus," jelasnya.

Sebelumnya, JK berbicara mengenai perjalanan dinas kepala daerah ke luar negeri. JK menyebut peran penting Mendagri dalam memberikan izin bagi para kepala daerah tersebut.

"Ada kriterianya kan, penting atau tidak. Kalau hanya jalan-jalan atau hadiri acara tidak penting ya tidak kasih izin," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (23/7) lalu. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban