MENU TUTUP

Ferguson, Petarung Paling Mungkin Kalahkan Khabib

Ahad, 04 Agustus 2019 | 05:59:31 WIB | Di Baca : 1300 Kali
Ferguson, Petarung Paling Mungkin Kalahkan Khabib

SeRiau - Mantan petarung UFC, Eddie Alvarez menilai Tony Ferguson sebagai petarung dengan kemungkinan paling tinggi untuk mengalahkan Khabib Nurmagomedov.

Khabib adalah bintang utama UFC saat ini. Khabib belum pernah tersentuh kekalahan dalam perjalanan kariernya sebagai petarung.

Dengan status tak terkalahkan, Khabib justru kini menjadi sasaran utama petarung-petarung UFC. Semua petarung ingin mendapatkan kesempatan berduel lawan Khabib.

Menurut Alvarez, petarung dengan peluang terbesar mengalahkan Khabib adalah Tony Ferguson.

"Saya akan mengatakan petarung dengan peluang terbaik adalah Tony Ferguson."

"Dari segi gaya bertarung, Ferguson tidak masalah jika harus bertarung di bawah dan bergulat yang merupakan salah satu titik kekuatan Khabib," ujar Alvarez seperti dikutip dari Bloody Elbow.

Satu hal lain yang membuat Ferguson punya peluang besar untuk mengalahkan Khabib adalah daya juang Ferguson di atas matras.

"Tony punya sisi mistis, di dalam kepalanya dia punya semangat menolak untuk keluar dari pertarungan. Ia punya tekad seperti layaknya pegulat zaman dulu sehingga ia selalu maju dan memiliki kekuatan hebat," tutur Alvarez.

Saat ini Khabib sudah dijadwalkan menghadapi Dustin Poirier pada 7 September di Abu Dhabi. Presiden UFC Dana White sempat menyatakan Ferguson adalah kandidat terkuat untuk menghadapi Khabib di pertarungan berikutnya. (**H)


Sumber: CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI