MENU TUTUP

Hari Bhayangkara, KontraS Soroti Diskresi Polri Sering Disalahgunakan

Senin, 01 Juli 2019 | 18:59:35 WIB | Di Baca : 1369 Kali
Hari Bhayangkara, KontraS Soroti Diskresi Polri Sering Disalahgunakan

SeRiau - Dalam momen Hari Bhayangkara ini, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat 643 tindak kekerasan Polri mulai dari tingkat Polsek, Polres hingga Polda. 

Koordinator KontraS, Yati Andriani menyebutkan, peristiwa itu terjadi dalam kurun waktu Juni 2018-Mei 2019 dengan temuan korban 651 tewas, 247 luka-luka, dan 856 ditangkap.

"Laporan yang kami dapatkan memotret keterlibatan aparat kepolisian dalam praktik-praktik penyiksaan dan kesewenang-wenangan dalam menggunakan diskresi," ucap koordinator KontraS, Yati Andriani dalam konferensi pers di Kantor KontraS di Jakarta Pusat, Senin (1/7).

Kemudian, kekerasan dalam penanganan ekspresi-ekspresi warga seperti unjuk rasa, demonstrasi dan bentuk ekspresi pendapat lainnya, di mana hal itu bertentangan dengan fungsi Polri untuk melindungi masyarakat. 

KontraS juga menyoroti kinerja lembaga pengawas internal dan eksternal, yang dinilai lemah dalam menjalankan fungsi korektif. 

Polisi memang memiliki kewenangan dalam menindak pelaku pelanggaran hukum. Akan tetapi, dia berharap celah ini tidak menjadi alasan pembenar bagi polisi untuk melakukan pelanggaran HAM. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

2

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

3

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

4

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

5

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur