MENU TUTUP

Rekor Tertinggi, Konsumsi BBM Terbanyak H-1 Lebaran

Kamis, 13 Juni 2019 | 20:35:56 WIB | Di Baca : 1431 Kali
Rekor Tertinggi, Konsumsi BBM Terbanyak H-1 Lebaran

SeRiau - PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik dan balik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terjadi pada H-1 Lebaran Idul Fitri 1440 H. Bahkan, peningkatan melonjak hingga 60% dibanding periode Lebaran tahun lalu.

"Beban tertinggi itu mencapai 60%, 19.500 kiloliter (kl), terjadi pada H-1. Itu adalah rekor tertinggi kita sejauh ini, dan kita dapat penuhi. 6 TBBM (terminal BBM) kita dapat menyalurkan BBM itu dengan baik ke SPBU," kata General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian, Kamis (13/6/2019).

Dia juga menyebut, konsumsi BBM selama arus mudik dan balik cenderung meningkat dibanding tahun lalu. "Jadi memang realisasi BBM di arus mudik dan balik itu gasoline kita peningkatan luar biasa 26%. Padahal tadinya kita memperkirakan hanya 24% dibanding tahun lalu itu yakni 22%," sebutnya.

Menurutnya, pelayanan kebutuhan BBM selama arus mudik dan balik juga berlangsung baik. Termasuk pemenuhan elpiji bagi warga yang hendak memasak menu Lebaran.

"Evaluasi Pertamina mulai dari awal Satgas 20 Mei sampai hari ini, alhamdulillah kami dapat menunaikan amanah untuk menyalurkan energi kepada masyarakat khususnya di arus mudik dan balik 2019 baik dan lancar. Ini tercermin bahwa ketersediaan BBM, elpiji itu juga tersedia dengan sangat cukup dan insya Allah tidak ada keluhan berarti dari masyarakat," katanya. (**H)


Sumber: okezone.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital