MENU TUTUP

Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Polisi pada Aksi 22 Mei

Sabtu, 25 Mei 2019 | 23:20:45 WIB | Di Baca : 1447 Kali
Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Polisi pada Aksi 22 Mei

SeRiau - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI Nusa Tenggara Barat, menggelar aksi di Kepolisian Daerah NTB di Mataram, Sabtu 25 Mei 2019.

Massa mengecam tindakan represif aparat Kepolisian, saat mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta pada 21-22 Mei kemarin. Tindakan aparat yang menyebabkan korban tewas, dinilai sangat brutal dan jauh dari nilai demokrasi. 

Selain itu, massa juga mengecam aksi aparat yang melakukan pemukulan terhadap seorang petugas kesehatan di lokasi unjuk rasa di Jakarta. Menurut massa, petugas medis harusnya terlindungi dalam menjalankan tugas, meskipun berada di tengah medan perang.

"Kepolisian harusnya melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan melakukan penembakan," ujar Koordinator Aksi, Andi Ardiansyah.

Sempat terjadi ketegangan antara aparat Kepolisian dan massa aksi. Aparat menghalau massa mahasiswa yang hendak berjalan melawan arus. Beruntung, ketegangan dapat dicegah.

Massa juga mengecam aparat yang menghalau massa datang ke Jakarta, untuk menggelar aksi. Kejadian tersebut, terjadi di beberapa lokasi salah satunya Jawa Timur. (**H)


Sumber: VIVA


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

2

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

3

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

4

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

5

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur