MENU TUTUP

Dovizioso: Marquez Terbukti Hanya Manusia Biasa

Senin, 22 April 2019 | 20:11:25 WIB | Di Baca : 1338 Kali
Dovizioso: Marquez Terbukti Hanya Manusia Biasa

SeRiau - Insiden Marc Marquez terjatuh pada MotoGP Austin di Circuit of the Americas (COTA) membuat persaingan di klasemen sementara MotoGP 2019 menjadi lebih menarik. Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, menyebut insiden itu membuktikan Marquez hanya manusia biasa. 

Marquez membuat kesalahan fatal pada balapan di COTA. Dia terjatuh saat melaju sendirian di depan. Insiden tersebut sangat mengejutkan karena COTA merupakan sirkuit favorit Baby Alien. Dia punya rekor kemenangan sempurna di sana sebelum insiden tersebut.

Imbasnya, posisi Marquez melorot ke peringkat empat klasemen sementara MotoGP 2019. Dia terpaut sembilan poin dari Dovizioso yang bercokol di puncak. Posisi kedua dan ketiga dihuni Valentino Rossi dan Alex Rins. 

"Marc membuat kesalahan. Itu penting untuk banyak alasan, terutama untuk pacuan juara dunia dan perebutan poin," kata Dovizioso, seperti dilansir Speedweek, Senin (22/4/2019). 

"Tapi, dia jelas melaju kencang pada dua balapan awal. Untuk pacuan juara dunia (insiden Marquez) sedikit menolong semua orang. Insiden itu juga menunjukkan dia manusia biasa, bukan tak terkalahkan," imbuh Dovi. 

Performa Marc Marquez pada dua balapan sebelumnya memang meyakinkan. Setelah menjadi runner up di MotoGP Qatar, dia superior di Argentina. Saat itu, Baby Alien melintas garis finis dengan keunggulan hampir 10 detik atas peringkat kedua, Valentino Rossi. (**H)


Sumber: Bola.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital