MENU TUTUP

Soal Larangan Sawit ke UE, Kemendag Sebut RI Sudah Banyak Perbaikan

Selasa, 09 April 2019 | 18:16:23 WIB | Di Baca : 1560 Kali
Soal Larangan Sawit ke UE, Kemendag Sebut RI Sudah Banyak Perbaikan

SeRiau - Kementerian Perdagangan masih mempertanyakan alasan mendasar Uni Eropa akan melarang imporkelapa sawit dari Indonesia ke negara mereka.

Jika alasannya kelapa sawit mengancam keberlangsungan lingkungan, sudah banyak perbaikan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Iskandar Panjaitan menanggapi larangan yang telah berlangsung setahun terakhir itu.

"Apa persoalannya? Kalau ada isu tidak ramah lingkungan mungkin ada dulu, tapi terus kita perbaiki," ujar Iskandar di Jakarta Selasa (9/4/2019).

Iskandar mengatakan, saat ini produksi maupun pengolahan minyak kelapa sawit sudah menerapkan standar yang baik. Dengan demikian, Indonesia sudah mengarah pada industri minyak kelapa sawit yang berbasis ramah lingkungan. Semestinya tak ada alasan lagi bagi negara-negara EU untuk menolak sawit dari Indonesia.

"Pemerintah beranggapan bahwa uni eropaharusnya tidak boleh menerapkan kebijakan pembatasan itu," kata Iskandar.

Iskandar memastikan pemerintah terus berjuang untuk menentang regulasi UE tersebut. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo dan Prerdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad telah menyurati UE mengenai sikap mereka. Hal ini tentunya menjadi concern pemerintah karena sawit termasuk komoditi ekspor terbesar di Indonesia, Selain itu, hasil produksi dan petani sawit di Indonesia tergolong besar.

"Kalau sampai ada rencana menerapkan kebijakan yang membatasi palm oil Indonesia masuk ke UE, itu jadi keprihatinan Indoneisa," kata Iskandar.

Diketahui, Uni Eropa bakal menghentikan penggunaan sawit untuk biodiesel yang tertuang pada dokumen Delegated Regulation Supplementing Directive of The EU Renewable Energy Directive II (RED II). Uni Eropa akan menghentikan pemakaian minyak sawit sebagai bahan bakar hayati pada 2030 mendatang. (**H)


Sumber: KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital