MENU TUTUP

Pengusaha Minta Status Kawasan Perdagangan Batam Tak Diubah

Selasa, 02 April 2019 | 19:05:26 WIB | Di Baca : 1513 Kali
Pengusaha Minta Status Kawasan Perdagangan Batam Tak Diubah

SeRiau - Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta kepada pemerintah untuk tidak mengubah status Batam dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Permintaan tersebut langsung disampaikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Permintaan disampaikan karena pengusaha cemas.

Pasalnya, sejak tiga tahun lalu pemerintah memang membuka rencana untuk menjadikan Batam menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK). Mereka khawatir, kalau Batam berubah status, nasibnya akan sama dengan 11 daerah KEK yang gagal.

Ketua Apindo Kepulauan Riau Cahya mengatakan permintaan disampaikan kalangan pengusaha karena mereka menilai status Kawasan Perdagangan Bebas Batam dan Pelabuhan Bebas Batam tersebut masih lebih menguntungkan ketimbang kawasan ekonomi khusus. 

"Kami tetap menilai FTZ terbaik," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/4). 

Sebagai informasi, pemerintah berencana mengubah status Batam dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menjadi kawasan ekonomi khusus. Perubahan status dilakukan  karena upaya pemerintah untuk menggenjot kinerja investasi di Batam tidak membuahkan hasil.

Beberapa tahun belakangan ini, kinerja investasi dan daya saing investasi di Batam justru menurun. (**H)


Sumber: CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital