MENU TUTUP

Tim Jokowi: Tak Mungkin Basarah Hoax Sebut 'Soeharto Guru Korupsi'

Selasa, 04 Desember 2018 | 18:24:50 WIB | Di Baca : 1564 Kali
Tim Jokowi: Tak Mungkin Basarah Hoax Sebut 'Soeharto Guru Korupsi'

SeRiau - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga bicara soal Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah yang dipolisikan karena menyebut Presiden RI ke-2 Soeharto adalah guru korupsi. Dia meyakini Basarah memiliki sejumlah fakta untuk membuktikan bahwa pernyataannya itu benar.

"Saya yakin Pak Ahmad Basarah berbicara dengan fakta-fakta yang dia miliki. Tidak mungkin bicara hoax. Kami akan supportPak Ahmad Basarah," kata Arya di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

Arya menegaskan, kubu Jokowi-Ma'ruf tidak akan membicarakan sesuatu yang tidak ada buktinya. Politikus Partai Perindo mengklaim, pihaknya tidak akan berbicara sesuatu yang hoax.

"Kami akan terus berbicara kalau itu ada fakta dan buktinya. Kalau hoax kami takut, selama faktanya ada kami tetap bicara," jelas Arya.

Sebelumnya, Basarah dilaporkan pengagum Soeharto, Anhar, ke Bareskrim Polri terkait tudingan yang menyebut Soeharto guru korupsi. Anhar mengaku resah atas pernyataan Basarah tersebut.

Laporan Anhar itu tertuang dalam Nomor Laporan LP/B/1571/XII/2018/BARESKRIM. Anhar melaporkan Basarah dengan Pasal 156 KUHP.

Ia juga dilaporkan aliansi pencinta Soeharto yang tergabung dalam Hasta Mahardika Soehartonesia pada hari Senin (3/12) di Polda Metro Jaya. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/6606/XI/2018/PMJ/Dit.reskrimum. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

2

Dukung Mobilitas Kampus, UIR Resmikan Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

3

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

4

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

5

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bersyukurlah Bisa Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru