MENU TUTUP

PKS Ungkap Keganjilan Kasus Bendera Tauhid Rizieq di Arab

Selasa, 13 November 2018 | 05:13:00 WIB | Di Baca : 1468 Kali
PKS Ungkap Keganjilan Kasus Bendera Tauhid Rizieq di Arab

SeRiau - Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Hidayat Nur Wahid menilai, ada sejumlah keganjilan terkait dengan kasus pemasangan bendera tauhid di belakang rumah Habib Rizieq Shihab.  

"Pertama, kalau kaitannya masalah Habib Rizieq, terkait bendera yang dilarang. Enggak mungkin dong, bendera dipasang di dinding belakang. Yang pasang dinding belakang, pasti punya niat yang jahat," kata Hidayat, Senin 12 November 2018.

Ia menjelaskan, kalau memang orang itu punya kebanggaan dengan bendera, dan punya maksud yang baik, maka pasangnya di depan dan mungkin tinggi-tinggi. Sehingga, tidak di dinding belakang.

"Lalu, kedua, kalau di Saudi Arabia, itu benderaLa Ilaha Ilallah itu kan malah justru bendera negara. Warnanya beda, tetapi isinya kan sama. Jadi, ini menjadi aneh kalau di Saudi Arabia tidak menjadi masalah, kok ributnya di Indonesia," kata Hidayat.

Ia melanjutkan, yang meributkan benderanya pun pihak yang dalam tanda kutip dicari oleh pihak Arab Saudi sendiri. Karena itu, penting untuk pemerintah hadir dalam konteks melindungi warga bangsa.

"Jangan malah menimbulkan kegaduhan baru, yang bisa memperkeruh hubungan antara Indonesia dan Saudi. Banyak hal yang harus kita selesaikan dengan Saudi. Masalah TKI, masalah yang terancam hukuman mati, banyak hal yang penting untuk diselesaikan dengan cara elegan. Kalau diperkeruh dengan semacam ini, akan jadi susah untuk mengomunikasikan permasalahan warga kita," kata Hidayat. (**H)


Sumber: VIVA


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

2

Dukung Mobilitas Kampus, UIR Resmikan Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

3

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

4

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

5

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bersyukurlah Bisa Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru