MENU TUTUP

Kena Penalti, Marc Marquez Batal Start dari Urutan Terdepan

Sabtu, 03 November 2018 | 21:11:42 WIB | Di Baca : 1754 Kali
Kena Penalti, Marc Marquez Batal Start dari Urutan Terdepan

SeRiau - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, dipastikan tidak akan memulai balapan dari posisi terdepan di MotoGP Malaysia, Minggu (4/11/2018), karena terkena penalti.

Pebalap asal Spanyol ini mendapatkan penalti karena dianggap melakukan irresponsible riding pada sesi kualifikasi di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (3/11/2018).

FIM MotoGP Stewards lantas menjatuhkan hukuman penalti mundur enam grid kepada Marc Marquez.

Marc Marquez dianggap melambat di racing line pebalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone. Dalam tayangan ulang terlihat Marquez yang saat itu di depan Andrea Iannone memperlambat laju motornya.

Alhasil, Andrea Iannone yang tengah melakukan laptime terganggu dan gagal mencatatkan waktu putaran.

Sementara itu, Marquez berhasil meraih pole position setelah menjadi pebalap tercepat pada kualifikasi MotoGP Malaysia.

Penalti yang diberikan membuat pebalap berjuluk Baby Alien itu akan memulai balapan dari urutan ketujuh.

Posisi terdepan akan diambil alih Johann Zarco (Yamaha Tech3) diikuti Valentino Rossi (Movistar Yamaha) dan Andrea Iannone.

Ini adalah kali kedua pada musim 2018, Marquez mendapatkan penalti saat sesi kualifikasi.

Sebelumnya, Marquez juga mendapatkan hukuman serupa saat MotoGP Amerika pada awal musim 2018.

Saat itu, Marquez dianggap mengganggu Maverick Vinales (Movistar Yamaha) saat melakukan laptime. (**H)


Sumber: KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Kadin: Nobar Piala Dunia 2026 Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

3

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

4

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

5

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan