MENU TUTUP

BI: Tekanan ke Rupiah bakal Berkurang Tahun Depan

Selasa, 04 September 2018 | 19:21:28 WIB | Di Baca : 1524 Kali
BI: Tekanan ke Rupiah bakal Berkurang Tahun Depan

SeRiau - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan tekanan terhadap nilai tukar di tahun depan akan berkurang dan tidak sebesar tahun 2018.

BI memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di 2019 sebesar Rp 14.300-Rp 14.7000. Hal itu juga disampaikan kepada Banggar DPR saat rapat kerja mengenai RUU APBN 2019.

"Kalau kami lihat untuk 2019, kenapa kami sampaikan bahwa untuk kondisi nilai tukar, tekanan-tekanannya akan berkurang dibandingkan tahun ini," kata Perry di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Faktor yang membuat tekanan nilai tukar tahun depan berkurang, kata Perry adalah menurunnya defisit transaksi berjalan (CAD). Penurunan defisit itu menandakan bahwa kebutuhan valas sudah mulai terpenuhi.

"Defisit neraca transaksi berjalan akan jauh lebih berkurang dengan langkah-langkah yang sekarang dan ke depan akan terus dilakukan, di bawah instruksi Bapak Presiden," ungkap dia.

Salah satu langkah pemerintah memenuhi kebutuhan valas dengan menerapkan program mandatori B20. Program tersebut mampu menghemat devisa cukup besar.

Selain itu, penghematan devisa yang berasal dari pengendalian impor bahan konsumsi dengan penyesuaian tarif PPh impor, hingga menunda proyek infrastruktur.

"Sehingga kondisi defisit transaksi berjalan akan jauh lebih rendah dibandingkan tahun ini. Karenanya, tekanan terhadap rupiah juga akan rendah," tambah dia. (**H)


Sumber: detikFinance


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

5

BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK