MENU TUTUP

Sandi Terkait Hasil Survei: Luar Biasa, Belum Bergerak Sudah Naik

Ahad, 26 Agustus 2018 | 22:05:49 WIB | Di Baca : 1524 Kali
Sandi Terkait Hasil Survei: Luar Biasa, Belum Bergerak Sudah Naik

 

SeRiau - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menanggapi santai terkait hasil survei Alvara Research Institute yang memenangkan Jokowi - Ma'ruf. Menurut Sandi, meski elektabilitasnya kalah dari Jokowi-Ma’aruf, tapi angka yang dikeluarkan Alvara menunjukkan peningkatan.

Sandi membandingkan elektabilitas yang dikeluarkan Alvira dengan LSI Deny JA. Dalam survei Alvira elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 35,2 persen. Sedangkan pada survei LSI Deny JA elektabiltas pasangan tersebut sebesar 29,5 persen.

“Wow, dalam tiga hari naik 3 persen (5 persen -red). Wah bagus sekali menurut saya. Terima kasih teman-teman Alvara,” kata Sandi di Koja Trade Mall, Koja, Jakarta Utara, Minggu (26/8).

Sandi mengatakan peningkatan tersebut luar biasa. Padahal, menurutnya, tim pemenangan belum bergerak. Hal ini menunjukan pesan ekonomi yang dibawanya didengar masyarakat.

“Itu luar biasa belum bergerak kita sudah 3 persen (5 persen -red) dalam beberapa hari ini, ini melihat bahwa masyarakat menangkap pesan ekonomi kita,” kata Sandi.

Meski begitu, Sandi mengaku punya tim survei sendiri. Survei itu yang menjadi acuannya dan tidak akan dibuka untuk umum.

“Tapi kita punya survei sendiri yang tidak akan pernah kami rilis. Kita belum punya angka yang terakhir, tapi kalau itu (kebaikan elektabilitas) luar biasa kalau, itu luar biasa sekali,” kata Sandi.

 

 

 

 

 


Sumber kumparan


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

2

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

3

Dukung Mobilitas Kampus, UIR Resmikan Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

4

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

5

Tanaman Jagung Memasuki Fase Pemupukan, Polsek Kandis Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal