MENU TUTUP

Komnas Tembakau : Jangan Buat Iklan Rokok yang Menggiurkan

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 13:56:40 WIB | Di Baca : 1778 Kali
Komnas Tembakau : Jangan Buat Iklan Rokok yang Menggiurkan

SeRiau - Salah seorang pengurus Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menekankan agar jangan membuat iklan yang menggiurkan penonton untuk merokok.

"Cara untuk mengurangi perokok adalah adalah dengan tidak membuat iklan rokok yang menggiurkan untuk ditonton masyarakat," jelas pengurus Komnas PT Hakim S Pohan, di Jakarta.

Selain itu, Hakim Pohan melanjutkan menutup pabrik rokok bukanlah solusi karena industri ini merupakan industri yang berkembang bagus di Indonesia.

"Kedua, jangan bikin rokok murah. Harga rokok di Indonesia termasuk murah dibandingkan negara lain," tambah Hakim.

Ia mengatakan salah satu negara dengan harga rokok termahal adalah Singapura, yakni sekitar Rp100.000/bungkus.

Lalu, dengan menetapkan kawasan tanpa rokok maka pengurangan maka kecanduan nikotin pada masyarakat Indonesia dapat berkurang.

Pada umumnya di seluruh wilayah Indonesia, masyarakat boleh merokok dimana saja, kecuali di beberapa kawasan seperti sekolah.

Berbeda dengan negara lain yang melarang warganya merokok di sembarang tempat, kecuali di tempat yang disediakan khusus merokok.

Sebelumnya, sejak 2010 Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) telah berupaya mengadvokasi Raperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di DKI Jakarta.

Namun, tahun 2016 Raperda KTR yang ditangani DPRD DKI Jakarta tak kunjung disahkan terkait keterlibatan seorang anggota DPRD DKI Jakarta dalam kasus korupsi reklamasi.

Kini, setelah dua tahun berlalu, DPRD DKI Jakarta masih belum mengesahkan Raperda KTR, sehingga pihak YLKI, FAKTA, dan Komnas PT hendak menagih janji tersebut. (**H)


Sumber: Liputan6.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

5

BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK