MENU TUTUP

Permintaan Naik, Volume Perdagangan Produk Perikanan Terkerek

Senin, 02 Juli 2018 | 08:57:24 WIB | Di Baca : 1514 Kali
Permintaan Naik, Volume Perdagangan Produk Perikanan Terkerek

SeRiau - Volume perdagangan ikan Indonesia pada kuartal II-2018 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu.

Berdasarkan data Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), volumen perdagangan produk perikanan mati mencapai 517.951 ton naik 7,77 persen dan produk perikanan hidup tercatat sebanyak 10,8 miliar ekor atau naik 6,87 persen (year on year).

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Rini mengatakan kenaikan volume perdagangan tersebut terlihat relatif merata di seluruh daerah Indonesia sebab terjadi peningkatan permintaan produk-produk perikanan Indonesia untuk pasar dalam maupun luar negeri.

"Kualitas kita sudah sesuai dengan permintaan dan berada di harga yang tepat," kata Rini dilansir Kontan.co.id, Minggu (1/7/2018).

Menurutnya, dari kebanyakan produk yang diekspor, komoditas udang menduduki posisi tertinggi.

Rini menambahkan, adapun volume perdagangan produk ikan mati sebanyak 7,77 persen dan perdagangan ikan hidup sebanyak 6,87 persen sudah termasuk dalam capaian ekspor dan lintas dalam negeri.

Pendapatan naik

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus) Dendi Anggi Gumilang mengaku industri ikan memang sedang meningkat.

Hingga tengah tahun, pendapatan perusahaan plat merah ini telah tercatat di kisaran Rp 480 miliar atau sudah hampir separuh dari target pendapatan tahunan Rp 1,1 triliun.

Adapun fokus Perinus saat ini masih di perdagangan ikan dalam negeri, namun Dendi tidak menutup kemungkinan untuk ekspor salah satu langkahnya adalah dengan berencana untuk menambah alat produksi kapal tangkap dan alat tampung perusahaan.

"Target tahun ini volume tangkap akan naik, sekarang kami sedang proses pembuatan kapal baru sebanyak hampir 5 kapal," kata dia.

Menurut dia, lima kapal tersebut memiliki ukuran bervariasi dari besaran 30 Gross Tonnage (GT) hingga 150 Gt. (**H)


Sumber: KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

5

BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK