MENU TUTUP
Survei Indo Barometer

Elektabilitas Jokowi Kalahkan Prabowo di Jabar-Jateng-Sumut-Sulsel

Rabu, 20 Juni 2018 | 21:24:12 WIB | Di Baca : 1548 Kali
Elektabilitas Jokowi Kalahkan Prabowo di Jabar-Jateng-Sumut-Sulsel

SeRiau - Indo Barometer merilis survei bertajuk 'Dinamika Pilgub dan Pilpres di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan'. Dari survei itu, elektabilitas Joko Widodo sebagai calon presiden 2019 mengungguli Prabowo Subianto di empat provinsi tersebut.

Di Jabar, Jokowi berhasil unggul dengan perolehan suara 41,4% dalam simulasi head to head Jokowi versus Prabowo Subianto. Sementara itu, Prabowo mengantongi suara sebanyak 31,9%.

"Lanjut simulasi head to head, Jokowi 41,4 dan Prabowo 31,9," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Harris Suites fX Sudirman, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Di daerah lain, Jokowi juga masih berhasil mengungguli Ketum Gerindra itu dalam simulasi head to head Pilpres 2019. Di Jateng, Jokowi unggul dengan perolehan 78,4% dan Prabowo 13,1%.

Kemudian di Sumut, Jokowi berhasil berada urutan pertama dengan angka 56,6% dan Prabowo 21,1%. Terakhir, di Sulsel, Jokowi unggul dengan suara 29,1% dan Prabowo 21,9%.

Survei Indo Barometer di berbagai daerah ini dilakukan dalam kurun Juni 2018. Di Jabar, survei dilakukan dengan 1.200 responden dengan margin of error penelitian sebesar +- 2,83% dan tingkat kepercayaan 95%.

Di Jateng, Sumut, dan Sulsel, jumlah responden sebanyak 800 orang, dengan margin of errorpenelitian sebesar +- 3,46% dan tingkat kepercayaan 95%.*#

Sumber: detiknews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI