MENU TUTUP

Tol Padat, Didominasi Kendaraan Pribadi

Ahad, 10 Juni 2018 | 11:54:21 WIB | Di Baca : 1425 Kali
Tol Padat, Didominasi Kendaraan Pribadi

SeRiau - Peningkatan arus mudik dengan menggunakan jalur darat, sudah mulai terlihat sejak H-8 hingga H-6, kemarin. Pada Minggu, 10 Juni 2018 atau H-5, diperkirakan akan semakin meningkat jumlah pemudik yang melalui darat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, menjelaskan memang terjadi peningkatan signifikan dari pemudik yang melalui Tol Cikampek yang menuju ke arah Jawa Tengah.

"Data-datanya masih kami kompilasi. Tetapi secara umum dari tiga hari kemarin untuk kendaraan pribadi naiknya sekitar 44 persen yang lewat jalan tol," kata Sugihardjo, di Posko Arus Mudik Kemenhub, di Gedung Kemenhub Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu, 10 Juni 2018.

Dia menjelaskan, selama tiga hari ini memang dianggap sebagai puncak untuk jalur darat. Titik kepadatan yang paling tinggi, lanjut dia, adalah jalur dari Cikampek ke arah Pamanukan. Hingga ada yang menggunakan jalur pantura.

Untuk mengurai kemacetan itu, beberapa kebijakan yang dibuat adalah dengan melakukan sistem kontra flow. Terutama di Tol Cipali, yang mulai sangat padat pada Minggu, 10 Juni 2018 ini.

Seperti kendaraan yang menuju Jawa Tengah, yakni dari Batang ke Semarang. Di Kali Kuto, pengerjaan jalan masih belum rampung sehingga diberlakukan sistem khusus. Akibatnya, terjadi kepadatan.

"Dan diputarkan sampai menuju masuk Gringsing. Tapi trafic managemennya sudah disesuaikan Korlantas. Jadi konflilknya hanya dua dari yang keluar tol sama yang arah timurnya," kata dia.


sumber viva.co.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI